Cegah pidana, Pemred Jakarta Post siap mediasi dengan pelapor

Senin, 15 Desember 2014 16:20 Reporter : Efendi Ari Wibowo
Cegah pidana, Pemred Jakarta Post siap mediasi dengan pelapor Kartun di The Jakarta Post. Blogpsot

Merdeka.com - Pemimpin Redaksi (Pemred) The Jakarta Post Meidyatama Suryodiningrat siap mediasi dengan pelapor penistaan agama atas karikatur ISIS, Ketua Majelis Dakwah dan Tabligh Eddy Mulyadi. Hal itu diharapkan akan menyelesaikan kasus yang membuat Meidyatama ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.

"Ya, kita akan membuka setiap kemungkinan (mediasi) sepanjang itu menjauhkan dari persoalan pidana. Mediasi itu akan dapat menyelesaikan persoalan," kata anggota tim kuasa hukum Meidyatama, Ahmad Irfan Arifin di gedung Equity Tower SCBD Jakarta, Senin (15/12).

Menurutnya, mereka senang jika ada dialog terbuka dengan pihak pelapor. Mereka berharap kesalahpahaman tersebut dapat diluruskan.

"Kita berharap ini selesai dengan jalan dialog. Kita tidak mau melakukan ke ranah hukum," terang dia.

Lanjut dia, langkah mediasi akan ditempuh secepatnya. Hal itu kemungkinan dilakukan sebelum pemeriksaan oleh penyidik pada 7 Januari 2015.

"Kita membuka untuk itu (mediasi) dan kita siap, kita dorong. Kalau arahnya kesana dan penyidik mau maka kita welcome," pungkas dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menyatakan agar pihak-pihak yang bersengketa atas karikatur ISIS di The Jakarta Post yang dinilai menistakan umat Islam itu segera berdamai. Waktu penundaan pemeriksaan yang diminta Pemred The Jakarta Post tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna bertemu pihak-pihak berkaitan.

"Nanti kita serahkan kepada pihak-pihak yang bersengketa. Saya harap waktu yang ada ini dimanfaatkan untuk mediasi," terang Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta.

[lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. The Jakarta Post
  3. Penistaan Agama
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini