Catatan Blogger Yon Bayu dan Keteguhan Hati Anies Baswedan

Jumat, 23 November 2018 13:58 Reporter : Hery H Winarno
Catatan Blogger Yon Bayu dan Keteguhan Hati Anies Baswedan Buku Yon Bayu Wahyono: Keteguhan Hati Anies. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam tiga kesempatan menolak pinangan dari beberapa partai politik dan ormas Islam untuk dijadikan kandidat Capres. Bahkan pinangan dari salah satu orang yang diseganinya, Prabowo Subianto untuk dijadikan Cawapres juga dia tolak dengan halus. Anies teguh ingin mengabdikan dirinya di Ibu Kota.

Keteguhan hati seorang Anies Baswedan ini yang membuat seorang Blogger dan Youtuber, Yon Bayu Wahyono merasa perlu mengangkatnya dalam sebuah buku. Pria yang mengawali kariernya sebagai seorang wartawan pada tahun 1996 di Cilacap, Jawa Tengah ini akhirnya menulis buku berjudul 'Keteguhan Hati Anies. Pusaran Politik Menjelang Pilpres 2019'.

Buku Yon Bayu Wahyono: Keteguhan Hati Anies 2018 Merdeka.com

Buku setebal 182 halaman ini diterbitkan oleh Peniti Media. Dalam buku ini Yon Bayu yang pernah menjadi Redaktur Pelaksana Majalah Misteri ini memberikan gambaran mengenai cucu dari Pahlawan Nasional AR BAswedan ini. Di mata Yon Bayu, sikap Anies di detik-detik penentuan kandidat Capres dan Cawapres lalu layak dijadikan contoh.

"Sikap Anies bisa menjadi contoh bagi pemimpin lainnya agar tidak mudah tergoda untuk pindah jabatan di saat masih punya janji kepada masyarakat. Minimal selesaikan terlebih dulu satu periode, sebelum melangkah ke jenjang politik yang lebih tinggi. Dengan demikian capaian kinerjanya bisa diukur. Jangan jadikan jabatan hanya sebagai batu loncatan karena di dalamnya ada amanah masyarakat," tulis Yon Bayu.

Dalam bukunya, Yon Bayu juga menulis soal koalisi partai Islam yang pada akhirnya gagal terbentuk. Bukan karena mereka gagal bersatu, tetapi lantaran sikap Anies Baswedan yang tidak aji mumpung dan tetap ingin meneruskan sumpahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta selama lima tahun ke depan. Semua ditulis oleh Yon Bayu dengan sangat runtut.

Buku Yon Bayu Wahyono: Keteguhan Hati Anies 2018 Merdeka.com

Buku berisi lima bab ini juga membedah detik-detik akhir konstelasi politik Tanah Air jelang penentuan Capres dan cawapres. Yon menulis beberapa tema seperti Gerilya Politik, Pusaran Manuver PAN, Koalisi Partai Islam, Manuver Terlambat Jusuf Kalla dan lainnya.

Anies tak ingin maju sebagai poros ketiga dalam Pilpres 2019 karena tak ingin disebut berkhianat kepada Prabowo. Sosok yang sudah mengantarkannya menjadi Gubernur DKI. Pun demikian kepada Jokowi. Anies tak ingin maju maupun menerima pinangan Prabowo jadi Cawapresnya karena akan mengesankan ada balas dendam mengingat dirinya pernah diberhentikan sebagai menteri Pendidikan dan kebudayaan.

Semuanya terpotret jelas dalam buku ini.

Yon Bayu kini aktif sebagai Blogger dan Youtuber. Meski baru memulai di Youtube, namun analisa politiknya cukup disukai warganet. Hal ini bisa dilihat dari subcribe di akun Youtube-nya yang sudah mencapai 25 ribu. Sebuah angka yang besar untuk kolom politik Tanah Air di sebuah akun Youtube.

Akun Youtube Yon Bayu 2018 Merdeka.com

[hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini