Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Caketum Bantah Amien Rais Soal Dugaan Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah

Caketum Bantah Amien Rais Soal Dugaan Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah Amien Rais dan Dahnil di Muktamar Muhammadiyah. ©Istimewa

Merdeka.com - Isu intervensi dalam Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII mencuat setelah video konsolidasi yang dilakukan Amien Rais beredar. Dalam video itu, Amien Rais menuding ada intervensi dari pihak PP Muhammadiyah dalam proses pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022.

Salah seorang calon ketua umum (Caketum) Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Labib membantah jika ada intervensi dari PP Muhammadiyah dalam Muktamar XVII PP Pemuda Muhammadiyah. Kabar intervensi itu tidak benar.

Labib menerangkan, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir memang sempat memanggilnya dan caketum lainnya. Tetapi tidak ada intervensi sama sekali dari Haedar Nashir saat pertemuan itu.

"Pak Haedar memang sempat memanggil saya dan Caketum yang lain. Dalam pertemuan itu tidak ada intervensi. Beliau selayaknya orang tua kami semua berpesan agar Muktamar ini dilakukan secara bermartabat, menjaga silaturahim dan soliditas, serta harap selalu dilandasi oleh keinginan yang sama memajukan gerakan Pemuda Muhammadiyah," ujar Labib dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/12).

Labib menyebut selain dipanggil oleh Haedar, dirinya dan caketum lainnya sempat diundang Amien Rais untuk bertemu. Pertemuan itu digelar di kediaman Amien Rais. Labib menerangkan ada sejumlah pesan dari Amien Rais dalam pertemuan itu.

"Dalam kesempatan itu Pak Amien meminta kami bersatu melawan segala intervensi jahat ke dalam Pemuda Muhammadiyah maupun PP Muhammadiyah. Kami tentu saja sepakat dengan point itu," urai Labib.

Sebagai caketum, Labib tidak menemukan adanya intervensi yang dimaksud oleh Amien Rais. Menurut Labib, Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII berlangsung dengan baik, bersih dan fair.

"Tidak ada intervensi pihak luar ataupun gerbong politik tertentu kepada kami para caketum dan peserta. Isu bahwa Muktamar Pemuda Muhammadiyah akan terpengaruh oleh dinamika Pilpres 2019 tidak terbukti. Muktamar berlangsung dengan baik, bersih dan fair. Cak Nanto terpilih karena dia dan tim sudah bekerja dengan sangat baik," papar Labib.

Labib menambahkan bahwa saat ini Muktamar Pemuda Muhammadiyah telah usai. Saat ini, lanjut Labib merupakan waktu untuk merajut kembali kader-kader yang terpencar paska Muktamar Pemuda Muhammadiyah tersebut.

"Sekarang Muktamar sudah selesai, saatnya kembali merajut yang terpencar akibat jalur selancar yang berbeda. Terpilihnya Cak Nanto adalah kemenangan seluruh kader Pemuda Muhammadiyah," tutup Labib.

Sebagaimana diketahui, Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII yang berakhir pada Rabu (28/11) memilih Sunanto alias Cak Nanto sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak. Sunanto terpilih usai meraup 690 suara sedangkan rivalnya Ahmad Fanani mendapatkan 266 suara dan Ahmad Labib meraih 292 suara.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP