Cabuli 2 bocah, pria di Pekanbaru iming-imingi main Mobile Legend

Rabu, 11 Juli 2018 00:14 Reporter : Abdullah Sani
Cabuli 2 bocah, pria di Pekanbaru iming-imingi main Mobile Legend Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - AH ditangkap personel Polsek Payung Sekaki Kota Pekanbaru karena kasus dugaan perbuatan cabul. Pria berusia 26 tahun ini tega mencabuli dua orang bocah laki-laki masing-masing berusia delapan dan tujuh tahun.

Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, kedua korban adalah abang beradik dan merupakan tetangga pelaku.

"Kasus pencabulan terhadap kedua korban ini sedang ditangani Unit Reskrim Polsek Payung Sekaki," ujar Edy kepada merdeka.com, Selasa (10/7).

Edy menyebutkan, pelaku membujuk kedua korban untuk datang ke kamarnya. Modusnya dengan mengiming-imingi korban bermain Mobile Legend, sebuah game online yang sedang digemari remaja dan anak-anak.

"Saat korban sudah di kamar, pelaku langsung mengunci pintu. Di situ pelaku melakukan aksi pencabulan terhadap korban," kata Edy.

Kedua korban dicabuli pelaku di lokasi yang sama namun waktu yang berbeda.

"Pelaku diduga menggunakan modus yang sama. Perbuatan tersebut sudah berulang kali," ungkapnya.

Dijelaskan Edy, aksi pelaku akhirnya terungkap. Tim Opsnal dan Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan tersebut berhasil mengamankan AH tanpa perlawanan, dan membawanya ke Polsek Payung Sekaki.

Kepada polisi, AH mengakui semua perbuatannya tersebut. Bahkan yang lebih mengejutkan, pelaku mengaku jika dirinya mengidap kelainan seks.

"AH dijerat pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini