Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buzzer Dianggap Dibutuhkan di era Digital Saat Ini

Buzzer Dianggap Dibutuhkan di era Digital Saat Ini Ilustrasi media sosial. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Praktisi Komunikasi Digital, Enda Nasution menjelaskan bahwa era digital saat ini pengaruh opini di media sosial turut sangat berdampak. Dengan peluang dan risiko yang besar baik negatif maupun positif, untuk itu buzzer dibutuhkan.

"Jika ditarik ini dimulai sejak Pilpres 2014 lalu sudah terlihat pengaruh yang sangat besar. Berbeda dengan 2004 pada saat saya memulai mainkan blog soal pemilu berbeda efeknya. Jadi kalau sekarang pasukan digital (buzzer) itu dibutuhkan," jelas Enda saat dihubungi merdeka.com, Selasa (5/5).

Alasannya, lanjut dia, karena saat ini penyebaran informasi menguasai opini publik di media sosial jadi sangat penting. Dengan kemudahan akses informasi menjadi satu alasan, perlunya hadirnya pasukan digital.

"Ini berlaku bukan hanya pemerintah menurut saya, oposisi pun sama membutuhkan itu. Untuk memenangi dan menguasai opini publik," katanya.

"Walau kontestasi semisal pilpres sudah selesai, tetapi zaman ini suara opini tetap berlanjut karena hadirnya media sosial. Bahkan, dari media sosial lah yang banyak menentukan arah, seperti masyarakat bahkan arah media," sambungnya.

Jangan Sampai Berlanjut ke Dunia Nyata

Namun, Enda mengingatkan bahwa perdebatan di media sosial jangan sampai mencuat ke dunia nyata. Terlebih sampai memunculkan tindak-tindak kekerasan.

"Biarkan perdebatan di medisa sosial jangan sampai mencuat, biarkan di sana saja. Itu yang harus diperhatikan oleh semua pihak," kata dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP