Buntut bom Surabaya, Yogya dan Sleman jadi prioritas patroli TNI-Polri

Selasa, 15 Mei 2018 17:14 Reporter : Purnomo Edi
Apel gabungan TNI dan Polri di Mapolda DIY. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Buntut rentetan aksi teror yang terjadi di Surabaya dan Jawa Timur, jajaran kepolisian di Polda DIY mengadakan patroli gabungan bersama TNI. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan patroli di level Polda dilaksanakan bersama dengan satuan yang ada di bawah Korem 072/Pamungkas. Sedangkan patroli di level Polres akan menggandeng Kodim.

Yuliyanto menerangkan ada beberapa sasaran lokasi patroli bersama antara Polri dan TNI. Sasaran patroli ini diantaranya tempat-tempat keramaian, tempat-tempat ibadah maupun tempat-tempat vital lainnya.

"Ada dua prioritas patroli yaitu di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Sleman dan Kota (Yogya) pertimbangannya karena tingkat keramaian dinamika masyarakat cukup tinggi dibanding Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo," ujar Yuliyanto di Mapolda DIY, Selasa (15/5).

Yuliyanto menerangkan meskipun Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta akan menjadi prioritas tetapi operasi gabungan Polri dan TNI tetap akan memantau dan patroli Kabupaten Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul.

Terkait jumlah personel gabungan yang akan diterjunkan dalam patroli gabungan tersebut, Yuliyanto enggan merinci jumlahnya. Yuliyanto hanya mengatakan jika kekuatan personel yang dilibatkan cukup.

"Kekuatan akan kami bagi dua tim. Bertugas siang dan malam hari. Di tempat yang dianggap rawan petugas non uniform juga memantau. Sedang di tempat tinggal tokoh-tokoh termasuk kita laksanakan patroli," urai Yuliyanto.

Sementara itu, Komandan Peleton (Danton) 403, Lettu Imam Mustain menegaskan TNI selalu siap membantu pihak kepolisian, termasuk dalam patroli. Dalam patroli gabungan, pihaknya juga akan menurunkan motor maupun mobil TNI untuk berpatroli.

"Kita selalu siap membantu Polri apapun yang dibutuhkan, termasuk patroli. Patroli kendaraan TNI Polri ada motor ada Mobil. Setiap hari bersama-sama bahkan di motor boncengan langsung polisi dengan tentara," tutup Imam. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini