Buka Harkopnas ke-70, Jokowi minta koperasi tak takut berkompetisi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo minta kepada para penggerak koperasi agar jangan pernah takut berkompetisi dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Hal ini ditegaskan Presiden Jokowi saat memotivasi 40 ribuan insan koperasi yang hadir dalam pembukaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 yang digelar Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu, (12/7).
"Saya minta kepada penggerak-penggerak koperasi, jangan pernah takut bersaing, jangan pernah takut berkompetisi dengan dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Saya meyakini kekuatan koperasi saat ini masih relevan dengan perekonomian Indonesia dalam menghadapi perekonomian global," kata Presiden Jokowi.
Presiden yang datang ke Makassar bersama ibu negara, Iriana Jokowi itu melanjutkan, semua orang menginginkan koperasi menjadi salah satu institusi ekonomi rakyat dalam menghadapi tantangan masa depan. Untuk itu, Jokowi menegaskan koperasi harus diperkuat dan diberdayakan.
Menurut Jokowi, banyak koperasi yang berjalan dengan baik dan bisa dijadikan modal. Presiden mencontohkan KUD terbatas di Tabanan Bali, koperasi kredit union mandiri, koperasi Kospin Jasa yang perputaran uangnya sudah Rp 5 triliun sampai saat ini. Kemudian koperasi Sidogiri di Jawa Timur dengan perputarannya hingga saat ini Rp 18 triliun.
"Ini yang baru saya sebutkan itu adalah koperasi. Ada contoh-contoh lain yang bisa kita lihat. Oleh sebab itu saya titip kepada Menteri Koperasi, Ketua Dekopin agar contoh-contoh seperti ini yang harus kita replikasi, kita fotocopi kepada koperasi-koperasi yang lain. Bagimana koperasi yang tadi itu bisa capai omset, perputaran uang yang sangat tinggi seperti itu," jelas Jokowi.
Jokowi melanjutkan, kalau koporasi-korporasi besar bisa maju, kenapa koperasi tidak, kalau perusahaan-perusahaan swasta bisa maka koperasi juga harusnya bisa melakukan hal yang sama. Ada ratusan ribu contoh keberhasilan koperasi di Indonesia yang bisa jadi contoh bagaimana mereka kelola usahanya, kelola kreditnya dan kelola uangnya.
"Kita sebetulnya telah beri kesempatan kepada koperasi untuk ikut juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dulunya bunga 22 persen , sekarang karena ada subsidi dari APBN maka bunganya bisa ditekan jadi 9 persen. Dan Insya Allah tahun depan akan kita tekan lagi menjadi 7 persen bunganya," tutup Jokowi.
Dalam pembukaan peringatan Harkopnas ini, selain dihadiri unsur pemerintah propinsi Sulsel dan pemerintah Kota Makassar berikut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga ada pula Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, juga ada ketua KPPU, Syarkawi Rauf.
Sejumlah kegiatan pemberian penghargaan berlangsung sebelum Presiden RI, Joko Widodo memberi kata sambutan. Setelah dibukanya peringatan Harkopnas, akan disusul dengan kegiatan Kongres Koperasi III yang akan berlangsung hingga 15 Juli mendatang di Hotel Clarion Makassar.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya