Budi Waseso: Petisi tolak Kabareskrim berarti ingin saya lebih baik

Senin, 27 Juli 2015 17:28 Reporter : Ferrika Lukmana Sari
Budi Waseso: Petisi tolak Kabareskrim berarti ingin saya lebih baik Budi Waseso. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komjen Pol Budi Waseso tetap menanggapi santai petisi yang mendesak Presiden Joko Widodo agar mencopot dirinya sebagai Kepala Bareskrim Polri. Menurut Budi, petisi penolakan tersebut sebagai upaya untuk memecut dirinya untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya di lembaga kepolisian.

"Menolak saja sudah diapresiasi. Berarti kalau menolak berarti menginginkan saya lebih baik. Jadi, kita jangan negatif thinking dulu," kata Budi di Mabes Polri Jakarta, Senin (27/7).

Budi menilai petisi tersebut merupakan hal biasa. Dia pun meminta berbagai pihak agar meminta penjelasan kepada orang yang menolak dirinya sebagai Kepala Bareskrim.

"Yang perlu diwawancarai itu yang menolak saya dan mendukung. Kalau saya biasa saja," ujarnya.

Lebih jauh Budi mengharapkan semua pihak dapat berbaik sangka. Sebab menurutnya, masyarakat Indonesia telah saling memaafkan dalam hari besar Idul Fitri yang baru sepekan berlalu.

"Jangan suudzon dulu, apalagi abis lebaran. Jangan nambahin dosa dong ya," tambahnya.

Sebelumnya, muncul situs change.org berjudul 'Copot Kabareskim Budi Waseso' berisikan petisi meminta pencopotan Budi Waseso. Petisi yang dibuat Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti, yang menilai gerakan antikorupsi tengah dilemahkan sejak Komjen Budi Waseso dilantik sebagai Kabareskrim. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini