Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buat tunjangan pegawai, Pemkot Bekasi habiskan dana hampir Rp 1 T

Buat tunjangan pegawai, Pemkot Bekasi habiskan dana hampir Rp 1 T Ilustrasi PNS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalokasikan sebesar hampir Rp 1 triliun sebagai tunjangan kepada pegawai di lingkungan pemerintah setempat. Nilai itu mengalami kenaikan Rp 238 miliar dibanding tahun lalu.

Kenaikan nilai tunjangan ditengarai pemerintah menaikkan tunjangan daerah bagi 5.151 pegawai kontrak, serta 12.759 pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah Kota Bekasi.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah, Kota Bekasi, Supandi Budiman mengatakan, rata-rata kenaikan tunjangan daerah pegawai sebesar 60 persen. Kini pegawai kontrak setiap bulan menerima gaji setara upah minimum kota sebesar Rp 3,6 juta.

"Tunjangan daerah dan gaji pegawai kontrak nilainya tahun ini mencapai Rp 935 miliar," kata Supandi, Kamis (2/2).

Menurut Supandi, anggaran sebesar itu belum termasuk gaji pegawai yang akan naik status dari honor menjadi kontrak. Berdasarkan data diperoleh merdeka.com, tenaga honor yang tengah diverifikasi menjadi pegawai kontrak mencapai 2.861 orang.

"Kami belum menyiapkan anggaran jika mereka diangkat menjadi tenaga kontrak," kata Supandi.

Jika semua lulus, kata dia, dibutuhkan sekitar Rp 100 miliar lagi. Karena itu, untuk menyiasatinya dengan cara menggunakan anggaran pegawai yang sudah ada, kemudian anggaran itu diganti pada APBD Perubahan.

"Jadi, pegawai baru tidak sampai tidak menerima haknya meski di APBD murni tidak dianggarkan," kata Supandi. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP