BPBD Sebut Banyak Penonton Band Seventeen Jadi Korban Tsunami Banten
Merdeka.com - Bencana tsunami terjadi di Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Asep Rahmat sebagian besar korban tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Panimbang para penonton grup musik Seventeen.
"Saya dapat laporan dari pengelola kawasan Tanjung Lesung, saat kejadian sedang ada konser grup musik Seventeen, jadi sebagian korban mereka," kata Asep saat dikonfirmasi, Minggu (23/12)
Asep tidak memberikan data korban lebih lanjut. Sebab pihaknya, masih melakukan pendataan lebih lanjut.
"Nanti ya, saya masih melakukan pendataan. Saya sedang mendampingi Bupati Pandeglang tinjau lapangan," ujarnya.
Diketahui, grup band Seventeen ikut jadi korban tsunami yang melanda Pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan. Saat Kejadian, mereka menggelar konser di Tanjung Lesung Beach Resort.
Band berpersonelkan Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Ifan (vokal) sempat dikabarkan hilang pada saat kejadian malam tadi. Pagi ini, vokalis band Ifan menyampaikan kalau basis mereka dan salah satu krew meninggal dunia.
"Kita kehilangan basis kita Mas Bani dan road manajer kita Oki," kata Ifan dalam video di Instagram @ifanseventeen sembari menangis.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya