Bocah Perempuan 6 Tahun Digigit 2 Anjing di Hotel Kawasan Sleman
Merdeka.com - Seorang anak perempuan berinisial JC (6) menjadi korban gigitan dua ekor anjing. JC digigit oleh dua ekor anjing saat akan menginap di Sawah Joglo yang berada di daerah, Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Ayah JC, Michael Raymond menceritakan peristiwa JC digigit anjing pada Minggu, (16/6). Saat itu, kata Raymond, dirinya mengajak JC untuk memesan kamar di Sawah Joglo.
"Waktu itu saya sedang di meja resepsionis. Putri saya sedang melihat-lihat kolam renang yang ada di sebelah meja resepsionis," ujar Raymond, Senin, (24/6).
Raymond menuturkan, saat itu tiba-tiba putrinya menjerit. Raymond pun segera bergegas menuju ke arah teriakan putrinya.
"Putri saya tiba-tiba teriak 'papi, papi', saya lihat putri saya sudah digigit dua anjing, posisi putri saya tiduran," ungkap Raymond.
Raymond menceritakan anjing itu menggigit kaki JC. Raymond pun berusaha melepaskan gigitan anjing itu dengan cara memukul dan menendang anjing tersebut.
Usai berhasil mengusir dua anjing itu, Raymond pun bergegas membawa JC ke rumah sakit. Saat itu Raymond melihat paha JC mengalami luka cukup dalam.
"Paha putri saya dijahit. Lukanya dalam 3 cm, juga beberapa bekas gigitan," urai Raymond.
Raymond mengungkapkan, usai membawa anaknya ke rumah sakit, dirinya pun kembali ke Sawah Joglo. Raymond ingin meminta pertanggungjawaban dari pihak manajemen.
Raymond menyebut jika pihak Sawah Joglo terkesan menutupi keinginannya untuk bertemu dengan pemilik Sawah Joglo. Saat itu, Raymond hanya ditemui oleh manajemen hotel.
"Pihak vila berbelit-belit, saya ingin ketemu owner-nya, alasan sedang di luar negeri. Saya ketemu manajernya juga terkesan menutupi," tuding Raymond.
Raymond menambahkan, saat ini anaknya mengalami trauma. Trauma ini dikarenakan gigitan anjing.
"Anak saya juga trauma, itu yang penting bagaimana memulihkan kondisinya. Sekarang ketika mendengar kata hotel atau anjing dia ketakutan," papar Raymond.
Raymond mengaku heran dengan adanya dua ekor anjing yang berkeliaran di Sawah Joglo.
Sementara itu, general manajer Sawah Joglo, Ibnu Prasetya Nugraha membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ibnu menyebut paska peristiwa itu, pihak manajemen Sawah Joglo telah bertemu dengan Raymond.
"Kami sudah berembug dengan Pak Raymond. Kami sepakat menyelesaikan peristiwa ini secara kekeluargaan. Selain itu pihak kami juga bertanggungjawab atas semua biaya pengobatan. Tentang kenapa ada anjing di hotel kami, karena kami berbeda konsep dengan hotel lainnya. Hotel kami berkonsep pet welcome. Pengunjung memang boleh membawa binatang peliharaannya ke hotel," jelas Ibnu saat dihubungi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya