BMKG soal 32 Gempa Susulan di Sulbar: Bisa Jadi Ada Energi Potensial Belum Dilepas

Sabtu, 16 Januari 2021 13:42 Reporter : Ahda Bayhaqi
BMKG soal 32 Gempa Susulan di Sulbar: Bisa Jadi Ada Energi Potensial Belum Dilepas Gempa Sulawesi Barat. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Udin

Merdeka.com - Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, gempa yang terjadi di Sulawesi Barat akselerasinya lambat. Sebab, sejak gempa kemarin besar kemarin, baru terjadi gempa susulan satu kali pagi ini sebesar Magnitudo 4,8. Sementara, untuk total sejak tiga hari dimulai gempa pertama, baru ada 32 gempa susulan.

"Yang jadi persoalan sekarang ada kecurigaan kenapa gempa sebesar 6,2 ini memproduksi aftershock sangat lambat, jadi akselerasinya lambat sekali," ujar Daryono dalam diskusi daring, Sabtu (16/1).

"Hari ini hari ketiga baru 32 aftershock. Terakhir tadi pukul 6.32 kekuatannya 4,8. Ini yang pertama di hari Sabtu ini. Jadi baru satu," jelasnya.

BMKG mencurigai apakah fenomena ini merupakan pertanda baik atau buruk. Sebab, bisa diduga masih ada ada energi potensial yang belum dilepas.

"Jadi kita curiga apakah ini memang pertanda baik, dan akan stabil atau ini sebuah pertanda masih ada energi potensial yang belum dilepas. Sehingga menunggu waktu kita masih ini pusing inilah sulitnya mengkaji gempa jadi ada perilaku gempa sulit prediksi," kata Daryono.

BMKG pun mengingatkan kembali masyarakat untuk waspada potensi gempa susulan besar. Juga potensi tsunami. Daryono menjelaskan, pada tahun 1969 di tempat yang sama pernah terjadi gempa dengan episenter di pesisir pantai.

"Tapi ini bukan konteks prediksi tapi membangun kesiagaan," kata Daryono. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini