Bertemu Ulama Riau, Panglima TNI minta doa restu wujudkan stabilitas nasional
Merdeka.com - Setelah menemui ulama Aceh dan Sumatera Utara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersilaturahmi ke ulama Provinsi Riau, Jum'at (20/4).
Dalam pertemuan yang digelar secara tertutup di Ruang VIV Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Riau itu, Panglima TNI dan Kapolri mengajak sekaligus meminta doa restu kepada para ulama untuk memperkuat stabilitas di tahun politik.
"Panglima TNI dan Kapolri meminta doa restu para ulama Riau terkait upaya mewujudkan stabilitas nasional di tahun politik," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW), Hery Haryanto Azumi dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/4).
Pengasuh Pesantren Babus Salam Rokan Hulu, KH Ahmad Syuhada, menyambut baik silaturahmi antara TNI, Polri dan ulama. Menurutnya, ulama dari dulu hingga sekarang memang punya tugas menciptakan stabilitas nasional, baik itu di tahun politik ataupun tidak.
"Kami menyambut baik pertemuan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Panglima dan Kapolri. Ulama memang punya tugas menjaga keutuhan NKRI, termasuk stabilitas nasional. Itu dari dulu hingga sekarang. Ini sebuah sinergitas yang baik dan perlu terus dijaga," katanya.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Provinsi Riau, Purwaji mengatakan bahwa silaturahmi tersebut semakin menunjukkan antara TNI, Polri dan rakyat tidak ada jarak.
"TNI-Polri makin membumi. Semakin dekat dengan ulama. Ini sudah tepat. Sebab ulama itu penjaga NKRI. Ulama berada di garis depan membela kepentingan umat. Kontribusi ulama sangat konkrit di masyarakat. Bahkan ulama memang sejak dari dulu telah menjaga stabilitas umat dan menciptakan suasana kondusif," tukasnya.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya