Belasan mortir perang dunia gegerkan warga Pantai Karang Potong

Jumat, 14 Februari 2014 14:27 Reporter : Hery H Winarno
Belasan mortir perang dunia gegerkan warga Pantai Karang Potong Bom Bangkok. Thaitravelnews.net

Merdeka.com - Penambang pasir di Pantai Karang Potong, Desa Mekar Laksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Jabar menemukan belasan mortir aktif diduga sisa perang dunia. Penemuan mortir itu pun segera membuat geger warga.

Belasan mortir tersebut, pertama kali ditemukan Iman warga Kampung Tipar, Desa Mekar Laksana, yang tengah melakukan aktivitasnya menambang pasir besi di pantai tersebut.

Selang beberapa saat melakukan aktivitasnya, Iman dikejutkan dengan bunyi benturan cangkul yang dipakainya membentur benda yang awalnya diduga batu. Namun betapa terkejutnya dia, ketika mendapati sejumlah mortir yang terkubur beberapa puluh centimeter, terkena cangkul miliknya.

"Saya pikir batu, sehingga saya menggalinya dengan tangan, ternyata bukan batu tapi mortir, seluruhnya ada 12 mortir yang saya temukan. Mendapati hal tersebut, saya dan warga lainnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Sindangbarang," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (14/2).

Petugas dari Polsek Sindangbarang, yang datang ke lokasi langsung mengamankan 12 mortir yang diduga sisa perang dunia kedua itu ke Mapolsek Sindangbarang. Selanjutnya petugas menghubungi tim Jihandak Polda Jabar.

Kapolsek Sindangbarang, AKP Itang, mengungkapkan, saat ini belasan mortir yang ditemukan warga di Pantai Karang Potong itu, saat ini dibawa ke Mapolsek guna menghindari hal tidak diinginkan, selanjutnya menunggu tim Jihandak Polda Jabar, guna mengamankan mortir tersebut.

"Saat ini petugas telah mengamankan mortir temuan warga tersebut. Ini untuk kesekian kalinya mortir di temukan di pantai selatan. Diduga mortir tersebut sisa zaman perang dunia kedua," katanya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Granat
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini