Begini cara pelaku rampok dan tembak Davidson hingga tewas

Sabtu, 22 Juli 2017 16:02 Reporter : Nurul Afrida
Begini cara pelaku rampok dan tembak Davidson hingga tewas Rekonstruksi perampokan dan pembunuhan Davidson. ©2017 Merdeka.com/Nurul Afrida

Merdeka.com - Wadirkrimum AKBP Didik Sugiarto menyebut dalam kasus penembakan dan perampokan Davidson Tantono, para pelaku sempat melakukan penggembosan terhadap kendaraan korban. Sedangkan tersangka lain melakukan pemantauan sejak dari bank.

"Perannya macan-macam ada yang berperan melakukan pemantauan di bank, ada yang mengemudikan kendaraan roda 4, ada sebagai pembonceng ada yang sebagai penggembos," kata Didik di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (22/7).

Untuk tersangka bertugas untuk penggembosan dilakukan di lampu lampu merah. Caranya, salah satu pelaku meletakkan paku ditempel ke sandal.

"Penggembosannya dilakukan di traffic line saat kendaraan itu berhenti saat lampu merah. Salah satu pelaku memberikan paku yang sudah dikaitkan ke sandal kemudian ditempelkan ke ban sehingga paku itu masuk ke ban dan dalam perjalanan ban menjadi kempis," ujar Didik.

Mengetahui ban korban kempis, pelaku lainnya berkoordinasi. Sambil membuntuti korban dan menepi di SPBU lokasi kejadian Davidson ditembak dan dirampok.

"Kemudian ada beberapa pelaku yang menginformasikan kepada korban bahwa bannya kempes, akhirnya korban mencari tempat yang dianggap aman masuk ke SPBU," kata Didik.

Saat korban melakukan pergantian ban, lanjut Didik, para pelaku memanfaatkan situasi tersebut. Mereka mengambil tas di sebelah pintu kanan. Karena pintu kiri korban sedang duduk.

"Pada saat proses pergantian ban ini, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan mengambil tas dan terjadi tarik menarik yang rekonstruksi tadi," kata Didik.

Setelah itu, korban dan pelaku berebut tas. Terjadi tarik menarik. Saat itu juga pelaku mengeluarkan pistol dan menembak korban.

Saat ini, terdapat tujuh orang tersangka telah dilakukan pengamanan. Dua tersangka telah meninggal. "Dari 7 org tersangka yang kita lakukan penangkapan dua orang kita lakukan tegas terukur, karena melakukan perlawanan terhadap petugas, dan membahayakan petugas di lapangan, ada dua pelaku yang kita lakukan tindakan tegas terukur," kata Didik.

Para pelaku tewas berinisial S, berperan sebagai kapten sekaligus perampas dan penembak. Pelaku tewas lainnya berperan sebagai wakil kapten. Dia juga penentu sasaran dan pembonceng kapten. [ang]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini