Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak kejadian lucu saat Jokowi buka puasa bersama wartawan Istana

Banyak kejadian lucu saat Jokowi buka puasa bersama wartawan Istana Presiden Jokowi. ©setneg.go.id

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar buka puasa bersama dengan Wartawan Istana Kepresidenan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/6). Buka Puasa bersama diawali dengan tausiah dari mantan bintang sinetron yang kini menjadi Ustaz, Adipura.

Usai tausiah, Azan Maghrib pun berkumandang. Presiden Jokowi dan para wartawan Istana kemudian berbuka puasa dengan takjil yang telah dihidangkan. Setelah berbuka puasa, Kepala Negara dan para Wartawan melaksanakan Salat Magrib berjamaah.

Selesai Salat Magrib, acara dilanjutkan dengan menyantap makanan 'berat', seperti nasi kebuli, sate padang, bakso, siomay sampai steak. Setelah itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan sambutannya di hadapan Presiden dan para wartawan.

"Terima kasih kepada para wartawan yang hadir. Semoga dengan silaturahmi ini memperpanjang rezeki. Setelah ini Insya Allah dapat rezeki," kata Pratikno.

Nah, setelah Pratikno menyampaikan sambutan, Presiden Jokowi melakukan kegiatan khasnya yaitu mengadakan kuis bagi-bagi sepeda kepada para wartawan. Ada lima sepeda fixie berwarna putih yang disiapkan. Sepeda pertama dibagikan apabila ada wartawan yang mampu menyebutkan 10 nama ikan tawar dan ikan laut.

"Sebutkan 10 nama ikan tawar dan ikan laut. Tetapi kecuali ikan tongkol ya," kata Jokowi yang disambut tawa.

Seorang wartawan yang ditunjuk oleh Presiden awalnya kesulitan menyebutkan 10 nama ikan. Namun, pada akhirnya, ia mampu menyebutkannya dan pada mendapatkan sepeda.

Kuis sepeda yang kedua, Jokowi tak melontarkan sebuah pernyataan. Namun, sepeda akan diberikan apabila ada wartawan yang mampu memperagakan jurus silat. Seorang wartawati ditunjuk dan memperagakan silat di atas panggung. Namun, usai memperagakan silat, Jokowi sedikit tergelitik saat menyaksikannya. Sebab, wartawati itu tak menunjukkan jurus silat yang 'heboh'.

"Itu tadi silat atau apa?" tanya Jokowi ke wartawati tersebut.

"Silat Pak. Jurus Basic," jawabnya.

"Ini dikasih sepeda ndak? Kok basic, kasih tuh jurus apa gitu. Ya sudah ambil sepedanya," kata Jokowi.

Sepeda ketiga juga Jokowi tak memberikan pertanyaan. Namun, menanyakan apakah ada wartawan yang di dalam dompetnya terdapat foto ibu mereka. Namun, dikarenakan banyak dompet dari wartawan yang disimpan di Ruang wartawan, akhirnya Jokowi mengubah permintaannya tersebut.

"Ya sudah. Di sini siapa yang kaos kakinya bolong?" tanya Jokowi yang kembali disambut tawa.

Seorang wartawan tanpa malu, langsung maju ke depan dan menunjukkan bahwa benar kaos kakinya yang sedang digunakan bolong.

"Ya sudah ambil sepedanya," kata Jokowi.

Sepeda keempat, Jokowi tampak kebingungan pertanyaan atau permintaan apa lagi yang akan ia berikan. Pada akhirnya, sepeda keempat akan diberikan bagi wartawan yang hafal Pancasila.

Salah seorang wartawan maju, namun pada sila kedua Pancasila, ia hanya menyebutkan 'Kemanusiaan yang beradab'. Lantas, wartawan ini 'didiskualifikasi'. Jokowi lalu meminta wartawan lain untuk maju, dan untuk wartawan ini tampak lancar menyebutkan Pancasila.

"Alhamdulillah dapat sepeda. Mau saya pamerin nanti sepeda dari Presiden waktu mudik ke Sumedang. Sekalian mau saya pakai buat diet," kata wartawan yang bernama Raiy Muhammad tersebut.

Sepeda terakhir, lalu Jokowi meminta siapa yang sanggup menyebutkan tujuh provinsi lengkap dengan ibukotanya. Wartawan yang ditunjuk Jokowi maju tak kesulitan dalam menyebutkannya.

Setelah bagi-bagi sepeda, Jokowi lalu berpidato yang berisi meminta media berperan dalam menumbuhkan optimisme bangsa. Optimisme, kata Jokowi, mendorong memberikan etos kerja yang baik sehingga Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dari negara lain. Acara buka puasa bersama lalu ditutup dengan foto bersama.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP