KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Banyak gadis ABG asal Indramayu dijadikan pelacur di hotel

Selasa, 2 April 2013 00:03 Reporter : Ramadhian Fadillah
Ilustrasi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Indramayu, Jawa Barat, berhasil menangkap empat anggota sindikat penjualan gadis di bawah umur (Trafficking).

"Keempat tersangka yakni, AY (34 tahun), warga Desa Pekandangan, Kabupaten Indramayu, Jo (32), warga Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, ES (32), warga Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, dan Wah (52), penduduk Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi," kata Kanit PPA Polres Indramayu, Iptu Dwi Hartati, Senin (1/4). Demikian dikutip antara.

Modus mereka menawarkan pekerjaan sebagai pelayan rumah makan. Setelah korban bersedia kemudian keempat tersangka membuat janji untuk bertemu dengan tamu yang telah disiapkan di sebuah hotel.

Tamu tersebut merupakan laki-laki hidung belang yang sudah biasa memesan gadis asal Kabupaten Indramayu. Setelah itu terjadilah transaksi dengan para tersangka.

Terbongkarnya sindikat perdagangan gadis di bawah umur, saat polisi menggelar operasi 'Bunga' yang dilakukan di wilayah hukum Kabupaten Indramayu.

Kini, polisi menyita tujuh unit telepon genggam, dua unit sepeda motor serta uang tunai sebesar Rp 200.000, sebagai barang bukti.

Polres Indramayu akan menjerat keempat tersangka dengan pasal 81, 82 tentang Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Prostitusi
  2. Human Trafficking
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.