Bantu Korban Banjir, 75 Personel Brimob Polda Jatim Dikirim ke NTT

Rabu, 7 April 2021 01:02 Reporter : Erwin Yohanes
Bantu Korban Banjir, 75 Personel Brimob Polda Jatim Dikirim ke NTT Personel Brimob Polda Jatim dikirim ke NTT. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah pasukan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Timur (Jatim) dikirim ke daerah bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diperbantukan untuk membantu para korban bencana alam.

Karo Ops Kombes Pol Puji Santoso mengatakan, Polda Jatim telah memberangkatkan setidaknya 75 personel Satbrimob dari Terminal Cargo Bandara Juanda, Surabaya, BKO ke Polda NTT. Sebelum diberangkatkan, 75 personel satbrimob sebelumnya diapelkan terlebih dahulu.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Selain memberangkatkan 75 personel, juga dilengkapi beberapa kebutuhan lainnya, 1 Unit Ransus Dapur Lapangan beserta crew melalui jalur darat, 1 Unit Water Treatment beserta crew melalui jalur darat, 1 Unit Mobil SAR beserta crew melalui jalur darat, 1 unit bus beserta crew juga melalui jalur darat.

"Mereka di-BKO ke Polda NTT tugas kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam yang melanda NTT," kata Gatot, Selasa (6/4).

Diketahui, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut 84 orang dinyatakan meninggal dunia dalam bencana alam banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/4).

"84 jiwa meninggal dunia, angka tersebut adalah korban yang sudah ditemukan dan diverifikasi," sebut Raditya.

Jumlah itu bertambah 3 setelah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengumumkan ada 81 orang meninggal yang disiarkan lewat tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, sekitar pukul 2 siang tadi.

Selain korban meninggal, Raditya juga menyebut sebanyak 103 orang dinyatakan hilang dan 123 orang luka-luka. Lalu sebanyak 2.683 jiwa dinyatakan terdampak.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menyebut, terdapat delapan daerah dengan kondisi kerusakan terparah.

"Yang berat itu 8 kabupaten/kota antara lain Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kota Kupang; Kabupaten Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Sabu Raijua," jelasnya dalam konferensi pers virtual Senin (5/4). [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Brimob
  3. Banjir Bandang NTT
  4. Surabaya
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini