Antisipasi Teror Bom, Kapolres Lumajang Larang Anggota Bertugas Sendiri

Kamis, 14 November 2019 00:33 Reporter : Muhammad Permana
Antisipasi Teror Bom, Kapolres Lumajang Larang Anggota Bertugas Sendiri Pengamanan di Polres Lumajang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca-teror bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, kesiapsiagaan dilakukan di seluruh markas polisi, salah satunya di Polres Lumajang. Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban langsung menginstruksikan seluruh anggotanya yang berada di lapangan agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya. Peningkatan kewaspadaan dilakukan dilakukan di seluruh unit.

"Sebagai respons atas kejadian di Polrestabes Medan pagi tadi, saya perintahkan agar lebih memperketat pengamanan markas, pos pengamanan dan juga pos pelayanan," ujar Arsal kepada wartawan, Rabu (13/11).

Seluruh jajaran anggota Polres Lumajang yang bertugas, juga diminta lebih sigap dan mencurigai setiap gerak gerik orang yang tak dikenal di sekitaran mereka.

"Setiap personel yang berjaga agar selalu waspada dan peka seperti insting rasa curiga serta ingin tau terhadap orang yang mendekat ke kantor dan pos-pos polisi," tegas dia.

1 dari 1 halaman

Berjaga Ditemani Anggota Lain

Lebih lanjut, Arsal juga menginstruksikan agar pergerakan anggota dilakukan dua orang atau lebih.

"Bagi anggota yang berada di lapangan, agar selalu dilaksanakan dengan buddy system, agar dapat saling menjaga rekannya satu sama lain baik yang melaksanakan pengaturan lalu lintas, pengamanan, pengawalan maupun kegiatan dilapangan yang lain. Serta yang paling penting, selalu awali dengan doa dalam setiap kegiatan. Saya yakin, Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama orang orang yang berbuat kebajikan," pungkas perwira asal Enrekang, Sulawesi Selatan ini.

Pantauan merdeka.com, peningkatan pengamanan terlihat sejak dari pintu gerbang Mapolres Lumajang. Masing-masing personel berjaga dengan senjata laras panjang, rompi dan helm pengaman.

Sebagaimana diberitakan, serangan bom bunuh diri mengguncang Markas Komando Polresta Medan. Seorang pemuda yang mengenakan jaket ojek online, diduga meledakkan bom bunuh diri. Ledakan terjadi di tengah kesibukan polisi melayani lonjakan permintaan pembuatan SKCK. [ray]

Baca juga:
Bom di Medan, Ojek Online Tak Masalah Dilarang Masuk Kantor Polisi asal Lepas Atribut
Jokowi Perintahkan Kapolri Cari Jaringan Teroris Bom Bunuh Diri di Medan
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Tak Pengaruhi Kepercayaan Investor ke RI
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polisi Buru Satu Pelaku

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini