Anak-Anak Eks Kombatan ISIS Harus Diisolasi Dulu Jika Pulang ke RI

Sabtu, 7 Maret 2020 18:04 Reporter : Yunita Amalia
Anak-Anak Eks Kombatan ISIS Harus Diisolasi Dulu Jika Pulang ke RI ansyaad mbai. ©2017 Merdeka.com/rendi perdana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menolak pemulangan bekas Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam kelompok militan ISIS. Namun sikap ini masih dipertanyakan terhadap anak-anak dan orang yang perlu ditelisik ideologinya.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menuturkan, jika pemerintah mengambil kebijakan untuk membolehkan anak-anak kembali ke Indonesia maka harus menyiapkan terlebih dahulu lokasi karantina.

Cara seperti ini menurut Ansyaad dilakukan oleh negara Turki yang menempatkan warganya yang terpapar radikalisme di area isolasi.

"Mereka harus diisolasi. Mereka harus dilihat secara mendasar tidak bisa sekadar ditanya 'anda mau hijrah ke moderat?' Jadi harus ada upaya khusus," kata Ansyaad, Sabtu (7/3).

Upaya isolasi pun menurut Ansyaad tidak menjamin efektif. Perlu ada pemantauan secara serius dalam jangka waktu yang panjang untuk bisa memastikan orang-orang terisolasi bebas dari segala paham radikalisme.

1 dari 1 halaman

Tim Khusus

Wakil Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia Jamhari Makruf sependapat dengan Ansyaad. Perlu ada tim khusus yang menangani orang-orang atau anak-anak yang pernah berada di lokasi dengan ideologi radikal.

"Bagaimana mereka kalau balik terus sekolah, tapi di tempat yang berpotensi kembali meningkatkan giroh mereka. Harus diperhatiin lagi beasiswa mungkin ini perlu diperhatikan," kata Jamhari. [eko]

Baca juga:
Menko Polhukam Sebut Jumlah WNI eks ISIS Bertambah Jadi 699 Orang
Yasonna Ungkap WNI Eks ISIS 1.276 Orang, Hanya 297 Miliki Paspor
Paspor WNI yang Gabung ISIS Bakal Diblokir Pemerintah
Pemerintah Masih Kaji Pencabutan Status WNI Eks ISIS
Istana: Ada Pertimbangan Khusus untuk Anak-Anak WNI Eks ISIS
Jokowi Tak Perlu Keluarkan Keppres Terkait Pencabutan Status WNI Eks ISIS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini