Alasan Jokowi Tak Pernah Pakai Rompi Antipeluru saat Kunjungi Negara Perang

Jumat, 1 Juli 2022 15:53 Reporter : Supriatin
Alasan Jokowi Tak Pernah Pakai Rompi Antipeluru saat Kunjungi Negara Perang Presiden Jokowi di Ukraina. ©Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dua kali mengunjungi negara konflik. Pertama, Afghanistan. Kedua, Ukraina.

Jokowi mengunjungi Afghanistan di tengah situasi keamanan yang tidak kondusif pada 29 Januari 2018. Sementara kunjungannya ke Ukraina dilakukan pada 29 Juni kemarin di tengah invasi Rusia.

Jokowi nampak tak pernah memakai rompi antipeluru saat mengunjungi dua negara tengah berkonflik tersebut.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengungkap kemungkinan alasan Jokowi tak pernah menggunakan rompi antipeluru saat mengunjungi negara konflik. Menurutnya, karena pengamanan terhadap Kepala Negara sudah cukup baik.

"Mungkin karena pengamanan kan tentunya sudah cukup dan terkoordinir dengan baik," kata Heru kepada merdeka.com, Jumat (1/7).

2 dari 3 halaman

Kunjungan ke Afghanistan dan Ukraina

Sebelumnya saat mengunjungi bangunan dan korban terdampak perang di Ukraina, Jokowi tak menggunakan rompi antipeluru dan tanpa pengawalan ketat. Hanya menggunakan kemeja putih dibalut jaket biru. Demikian saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, hanya mengenakan setelan jas lengkap.

Hal serupa dilakukan Jokowi saat mengunjungi Afghanistan pada 2018 lalu. Saat itu, ledakan bom mengguncang kawasan kedutaan asing dan gedung pemerintahan di Kabul, Afganistan. Peristiwa itu terjadi dua hari sebelum kedatangan Jokowi. 103 Orang tewas. 235 Lainnya terluka.

Beberapa jam sebelum Jokowi dan rombongan tiba, sekelompok pria bersenjata menyerang pos militer. Posisinya di dekat salah satu akademi militer Afghanistan. Insiden itu menewaskan lima tentara dan melukai 10 lainnya.

Situasi mencekam itu tak menyurutkan niat Jokowi untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Jokowi tiba di Bandara Internasional Hamid Kariadi, Kabul, Afganistan, sekira pukul 11.40 waktu setempat atau 14.10 Wib.

Kedatangan Jokowi disambut hujan salju. Pengawalan dilakukan super ketat. Jokowi naik mobil lapis baja. Dua helikopter mengawal iring-iringan dari ketinggian.

3 dari 3 halaman

Jokowi Tolak Pakai Rompi Antipeluru

Jokowi kala itu menolak menggunakan rompi antipeluru. Padahal, pembantu presiden yang ikut dalam kunjungan kerja itu sudah menyiapkan rompi antipeluru.

"Presiden tidak berkenan memakai rompi antipeluru saat itu," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/1).

Rompi antipeluru yang semula disiapkan untuk Jokowi akhirnya digunakan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden).

Saat berada di sana, Jokowi sempat menjadi Imam salat Zuhur di Afghanistan. Jokowi menjadi Imam dan makmumnya adalah Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani serta para Ulama Afghanistan dan Ulama Nahdlatul Ulama (NU). Jokowi menjadi imam atas permintaan Ashraf Ghani.

Ada kejadian menarik saat kepulangan Presiden dan rombongan dari Afganistan. Dalam pesawat sebelum lepas landas, Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI (Mar) Suhartono terlihat sujud syukur.

"Saya memahami kelegaan dan kesyukuran mereka, bahwa enam jam di Kabul dapat kami lewati dengan lancar," kata Jokowi dikutip dari akun facebooknya, Selasa (30/1).

Baca juga:
Momen Hangat Pertemuan Jokowi dan Putin di Istana Kremlin
Puluhan Tahun Hidup di Hutan & Pertama Kali Ke Jakarta, Mak Otoh Ingin Ketemu Jokowi
CEK FAKTA: Tidak Benar Anak-anak di Rusia Nyanyi Indonesia Raya Untuk Sambut Jokowi
Tiba di Abu Dhabi, Jokowi Bertemu Investor dan Pebisnis PEA Usai Salat Jumat
Jokowi Bertolak ke Abu Dhabi Seusai Bertemu Putin

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini