Akses Masuk Bandara Samarinda Terganggu Air dan Lumpur dari Tambang Ilegal
Merdeka.com - Pengelola Bandara APT Pranoto Samarinda dibikin pusing dengan lumpur dan genangan air yang mengotori akses jalan masuk sekitar kawasan bandara. Banyaknya aktivitas tambang ilegal diduga sebagai penyebabnya.
Staf dan Aviation Security (Avsec) UPBU APT Pranoto, sudah memeriksa lokasi. Tampak lumpur dan genangan air keruh, berasal dari aktivitas galian tambang diduga ilegal di area bandara.
"Aktivitas tambang sebelah bandara, mengganggu sekali," kata Kepala UPBU Bandara APT Pranoto, Dodi Dharma Cahyadi kepada merdeka.com, Selasa (4/6).
Ceceran endapan lumpur yang berada di luar jalan beton menuju terminal, menurut Dodi, dirasa sangat terganggu. "Jelek sekali jalan masuknya," ujar Dodi.
©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi
Kendati demikian, Dodi menegaskan bahwa UPBU APT Pranoto bukan tanpa upaya menyikapi aktivitas tambang di areal bandara itu. "Sudah kita surati Dinas ESDM Kaltim," tegasnya.
"Fasum bandara kita rusak semuanya. Jalan inspeksi beton tertutup limbah lumpur. Jalan beton jadi off road. Sangat memprihatinkan sekali. Percuma bandara yang sedang berkembang ini, kita rawat supaya bagus, dikotorin oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Dodi menambahkan.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya