Abraham Samad Wanti-wanti Capim KPK: Intimidasi dari Internal Sulit Dideteksi

Rabu, 7 Agustus 2019 16:20 Reporter : Merdeka
Abraham Samad Wanti-wanti Capim KPK: Intimidasi dari Internal Sulit Dideteksi Abraham Samad ke KPK. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mantan Pimpinan KPK Abraham Samad memperingati para kandidat calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lolos hingga tahap teranyar. Diketahui, ada 40 kandidat yang dinyatakan lolos panitia seleksi dan berhak lanjut ke tahap psikotest dan profil assessment.

"Ada intimidasi kepada petugas KPK. Itu sudah ada di zaman saya, dan sebelum saya juga, jadi kita anggap itu sarapan pagi," kata Samad dalam diskusi mencari pimpinan KPK di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Dia melanjutkan, intimidasi dimaksud seperti yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan. Menurut dia, hal itu terjadi karena ada pihak yang tidak senang dengan kerja KPK yang membongkar praktik kejahatan korupsi yang merugikan negara.

"Karenanya intimidasi itu hadir, ada dua, intimidasi dari luar dan dari dalam," lanjut dia.

Intimidasi dari luar, lanjut Samad, lebih mudah dideteksi ketimbang dari dalam. Karenanya, Samad menegaskan kepada Pansel KPK agar bisa menyeleksi 10 kandidat yang benar paling terbaik dan memiliki integritas kuat menyapu bersih intimidasi internal dan eksternal yang mengancam keberlangsungan KPK ke depannya.

"Menurut saya ada dua cara hancurkan KPK, intern dan ekstern, kalau dari luar bisa melihatnya dan melawannya, tapi kalau ancaman dari dalam itu yang sulit. Caranya ancaman dari dalam dengan menginfiltrasi kepentingan dari lewat orang-orang tertentu, itu teorinya dan itu sudah berlangsung. Jadi jangan heran situasi KPK sangat mengkhawatirkan ini berbahaya bagi KPK ke depan."

"Kita memang tak cari malaikat untuk Capim KPK tapi kita cari orang yang jujur, menggunakan cara benar dan tepat. Karena jangan heran situasi ini membahayakan KPK, maka kita harus plototi ini," kata Samad.

Reporter: Muhammad Radityo [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini