9 Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Pesilat di Jember

Kamis, 6 Mei 2021 20:41 Reporter : Muhammad Permana
9 Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Pesilat di Jember Tersangka pengeroyokan pesilat di Jember. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menangkap pelaku pengeroyokan terhadap empat pesilat yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari pada 17 April 2021. Polisi menyebut, pelaku pengeroyokan berjumlah sembilan orang, dua di antaranya berhasil ditangkap dan tujuh lainnya masih buron.

"Semua pelaku adalah pesilat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Semuanya warga Kecamatan Bangsalsari," ujar Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres Jember, Kamis (6/5).

Dalam jumpa pers tersebut, polisi turut menghadirkan D dan AR, dua pesilat PSHT yang turut mengeroyok pesilat empat orang pesilat Pagar Nusa. "Buronan lain yang berjumlah tujuh, masih dalam pengejaran dengan teknik kami," ujar Kadek.

Dalam pemeriksaan terungkap, pengeroyokan dipicu masalah kaos. Para pesilat PSHT tidak sengaja bertemu dengan empat pesilat Pagar Nusa saat sedang ngabuburit. Salah satu dari empat pesilat Pagar Nusa kebetulan sedang mengenakan kaos bergambar Pagar Nusa.

"Lalu para pelaku menyuruh korban untuk melepas kaos, namun ditolak. Akhirnya pelaku mengeroyok pesilat Pagar Nusa," ujar mantan Kasat Lantas Polresta Banyuwangi ini.

Menurut polisi, penganiayaan dipicu oleh ego dan fanatisme perguruan silat. "Karena merasa perguruan silatnya yang lebih hebat," ujar Kadek. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Jember
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini