8.303 Balita Alami Stunting dan 1.071 Anak Idap Gizi Buruk di Pandeglang

Senin, 12 Agustus 2019 19:00 Reporter : Dwi Prasetya
8.303 Balita Alami Stunting dan 1.071 Anak Idap Gizi Buruk di Pandeglang Kampanye Cegah Stunting. ©2018 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Sebanyak 8.303 atau 38,5 persen balita di Kabupaten Pandeglang, Banten terkena stunting atau balita pendek. Angka ini melebihi standar WHO yang maksimalnya hanya 20 persen.

Sedangkan untuk jumlah anak yang mengalami gizi buruk di Pandeglang mencapai 1.071 anak. Padahal, tahun ini daerah ini sudah terlepas dari predikat daerah tertinggal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan permasalahan stunting dan gizi buruk ini harus segera diselesaikan secara serius karena berdampak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten Pandeglang.

Pemkab terus berusaha melakukan upaya penurunan angka stunting dan gizi buruk. "Kita terus berupaya, semua simpul harus dapat membantu untuk dapat menurunkan angka stunting di Pandeglang," kata Irna, Senin (12/8).

Untuk melakukan penurunan angka stunting dan gizi buruk, kata Irna, pihaknya akan melakukan program yang terintegrasi. Ditargetkan tahun 2022 kabupaten Pandeglang bisa terbebas dari stunting dan gizi buruk.

"Kita sisir semuanya, bekerja secara masif dari tingkat desa melalui para kader, Puskesmas dan Kecamatan," katanya. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Stunting
  2. Gizi Buruk
  3. Pandeglang
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini