7 Orang Jadi Tersangka Pemerkosaan dan Perundungan di Malang

Rabu, 24 November 2021 11:48 Reporter : Darmadi Sasongko
7 Orang Jadi Tersangka Pemerkosaan dan Perundungan di Malang Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Tujuh anak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan dan perundungan siswi SD di Kota Malang. Dari 10 saksi yang dimintai keterangan tujuh orang memenuhi unsur dalam tindak pidana pengeroyokan dan persetubuhan terhadap anak.

"Hasil gelar perkara pada 23 November 2021, dari 10 yang kita amankan 7 orang kita tetapkan sebagai tersangka. Hal ini berdasarkan pada peranan masing-masing yang dipersesuaikan dengan hasil visum, berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta yang sudah kita amankan," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kompol Tinton Yudha Riambodo di Mapolresta Malang, Rabu (24/11).

Sementara enam dari tujuh tersangka tersebut saat ini menjalani penahanan di Ruang Tahanan Anak Polresta Malang Kota. Sementara satu orang tersangka dipulangkan karena usianya yang masih di bawah 14 tahun.

"Satu orang tidak kita lakukan penahanan, karena masih berumur di bawah 14 tahun. Hal ini sesuai sistem peradilan anak di pasal 32 bahwa anak di bawah umur tidak dapat dilakukan penahanan," tegasnya.

"Mereka akan menjalani penahanan selama 15 hari. Kita upayakan dan koordinasi dengan JPU untuk mempercepat penanganan kasus ini sehingga segera untuk kepastian hukumnya," terangnya.

Tiga anak lainnya dikembalikan kepada orangtua masing-masing dengan status sebagai saksi dalam perkara tersebut. Ketiganya berdasarkan hasil gelar perkara hanya sebagai penonton kejadian.

Polisi menetapkan status tersangka berdasarkan peranan masing-masing. Salah satu anak telah jelas terkait persetubuhan sesuai dengan hasil visum maupun keterangan saksi.

"Bisa disimpulkan bahwa dia telah melakukan persetubuhan terhadap korban," tegasnya.

Sementara terkait pengeroyokan masing-masing dipilah sesuai peranan. Ada yang bagian memukul, menendang, menyuruh dan memvideokan.

"Kita tetapkan sebagai tersangka berdasarkan peranan tersebut," tegasnya. [eko]

Baca juga:
Kemensos Beri Pendampingan Anak Korban Pemerkosaan dan Perundungan di Malang
Ini Motif Perundungan Anak di Malang Kota Viral di Medsos
Polresta Malang Kota Tangkap 10 Pelaku Bullying Viral di Media Sosial
Siswi SD di Malang Jadi Korban Pemerkosaan dan Perundungan
Pesan Mensos Risma ke Siswa: Tidak Boleh Ada Perundungan Lagi Ya
Ketua Komnas HAM Sebut Masyarakat Kurang Peka, Body Shaming Dianggap Jokes

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini