KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

7 Fakta Brigadir Petrus mutilasi 2 anaknya

Sabtu, 27 Februari 2016 06:06 Reporter : Ya'cob Billiocta, Nur Aditya, Dede Rosyadi
Brigadir Petrus Bakus. ©istimewa

Merdeka.com - Anggota satuan Intelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat, Brigadir Petrus Bakus tega membunuh secara tragis kedua anaknya, F (5) dan A (3). Pelaku memutilasi para korban menjadi beberapa potong tubuh.

Hingga saat ini, ada tiga kemungkinan pelaku nekat berbuat seperti itu. Yang pertama didorong oleh permasalahan di dalam rumah tangga, kedua pelaku menderita penyakit mental dan ketiga karena bisikan gaib.

Polisi sendiri masih terus mendalami kasus ini. Bahkan Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyanto sampai menangani langsung dengan datang ke TKP.

"Pelaku masih menjalani pemeriksaan di markas Polres Melawi, sejak kejadian itu," kata Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Arianto, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (26/2) siang.

Peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 00.15 WIB di kediaman Petrus, di asrama Polres Melawi, di Gang Darul Falah, desa Faal, kecamatan Nanga Pinoh.

Istri Petrus, Windri, pada saat itu terbangun dari tidurnya, dia bertemu Petrus berdiri di depannya sambil memegang parang, sambil mengatakan 'mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah, maafkan Papa ya dik'.

Namun Windri terkejut setelah dia melihat ke dalam kamar, menemukan dua anaknya tewas terbunuh. Windri pun bergegas keluar rumah, melapor dan meminta pertolongan ke penghuni asrama lainnya.

Berikut lima fakta Brigadir Petrus mutilasi kedua anaknya:

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.