50 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Ikuti Pelatihan Cargill

Senin, 9 September 2019 22:26 Reporter : Fikri Faqih
50 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Ikuti Pelatihan Cargill Ilustrasi. ©2015 Merdeka.com/intan

Merdeka.com - Cargill di Indonesia bermitra dengan Institute of International Education (IIE) membuka program tahunan CARGILL Global Scholars di Jakarta. Sebanyak 50 generasi muda Indonesia dari berbagai universitas negeri terkemuka telah bergabung dengan program Cargill Global Scholar yang diadakan sejak 2015 di Indonesia.

Program ini dirancang untuk mempersiapkan para talenta muda Indonesia agar dapat lebih cerdas menghadapi tantangan dan mengambil peluang. Program ini tidak hanya menawarkan dukungan finansial, tetapi juga memberikan serangkaian kegiatan pembekalan dan pengayaan keterampilan dalam berpikir kritis.

Senior Human Resources Director Cargill Indonesia, Chika Hutauruk mengatakan, Indonesia memiliki banyak generasi muda bertalenta dan berpotensial. Dia mengaku bangga dapat mendukung beberapa talenta muda tersebut dan memfasilitasi perkembangan mereka melalui program Cargill Global Scholar.

"Mereka dengan sangat baik mewakili Indonesia selama seminar global di kantor pusat Cargill di Minneapolis bulan lalu. Saya yakin tahun ini, perwakilan Cargill Global Scholars dari Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dari sebelumnya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/9).

Dia menambahkan, pihaknya memiliki komitmen kuat untuk memperkaya masyarakat. Salah satu cara yang kami lakukan adalah dengan berinvestasi dalam pendidikan untuk para calon-calon pemimpin dalam bidang pertanian, pangan, dan nutrisi untuk generasi berikutnya.

"Melalui Cargill Global Scholars, kami bertujuan untuk mendukung Indonesia dalam memberikan nutrisi kepada para pemimpin muda ini dengan pemikiran global sambil tetap setia pada budaya lokal mereka karena mereka akan memberikan kontribusi kepada komunitas mereka dan negara di masa depan," jelasnya.

Dari lebih dari 800 siswa yang mendaftar untuk program ini, setelah melewati proses seleksi yang dilakukan secara independen oleh Institute of International Education (IIE), ada 10 siswa berprestasi yang terpilih. Siswa-siswi ini dianggap telah memenuhi proses seleksi dan memenuhi semua kriteria termasuk catatan akademik dan memiliki potensi kepemimpinan yang tinggi. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Pendidikan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini