4 Napi asing kabur dari LP Kerobokan, pintu Gilimanuk dijaga ketat

Senin, 19 Juni 2017 17:08 Reporter : Gede Nadi Jaya
Pelabuhan Gilimanuk dijaga ketat menyusul 4 napi asing kabur. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Penjagaan di pintu Pelabuhan Gilimanuk, Bali diperketat menyusul kaburnya empat narapidana asing dari LP Kerobokan, Senin (19/6). Polres Jembrana menambah personel untuk memeriksa penumpang.

Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo langsung memerintahkan anak buahnya meningkatkan operasi jalan raya dan pengawasan ke daerah-daerah rawan di jalur-jalur tikus.

"Pelabuhan-pelabuhan rakyat yang ada di wilayah Gilimanuk termasuk jalur tikus kita minta anggota untuk terus memantaunya," ujar Kapolres Jembrana, Senin (19/6).

Peningkatan operasi jalan raya dilakukan oleh seluruh Polsek di wilayah hukum masing-masing dan dilakukan oleh Polres dengan bergantian dan waktu disesuaikan.

"Khusus di Gilimanuk saat ini sudah ada penebalan personel kaitan dengan pengamanan arus mudik. Tapi karena ada napi yang kabur mereka kita minta mewaspadai orang asing yang menyeberang ke Jawa karena napi yang kabur itu semuanya orang asing," tutupnya.

Untuk diketahui empat napi LP Kerobokan yang merupakan warga asing kabur dari LP Kerobokan. Hingga saat ini petugas masih memburu ke empat napi yang kabur tersebut dan diduga mereka masih berada di Bali.

Keempat napi yang kabur tersebut masing-masing, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi (33) warga negara Australia. Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi Bin Alm. Nikola Iliev (43) warga negara Bulgaria. Sayed Mohammed Said (31) warga negara India. Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) warga negara Malaysia. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Tahanan Kabur
  2. Jembrana
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.