Better experience in portrait mode.
211 Kendaraan Dinas Senilai Rp25,5 Miliar di Pemprov Banten Hilang

211 Kendaraan Dinas Pemprov Banten Hilang

211 Kendaraan Dinas Pemerintah Provinsi Banten tidak diketahui keberadaannya.

Raibnya aset ini terbongkar dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI.

Kendaraan dinas tersebut berada di tiga organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemprov Banten melakukan inventarisasi dan proses lelang untuk penghapusan aset yang rusak berat.

Geser👉
Ini Alasan Jemaah Haji Tak Perlu Buru-Buru Lakukan Tawaf Ifadah dan Sai di Masjidil Haram

Jemaah Haji Diminta Tunggu Sebelum Lakukan Tawaf dan Sai

Jemaah haji diminta untuk tidak terburu-buru melakukan tawaf ifadah dan sai di Masjidil Haram setelah rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kementerian Agama meminta jemaah haji untuk memulihkan kondisi fisik terlebih dahulu sebelum menuntaskan rukun haji.

Tawaf ifadah sebaiknya dilakukan setelah bus shalawat kembali beroperasi, namun jemaah dapat menjalankan salat 5 waktu di masjid sekitar hotel sebagai persiapan.

Jemaah haji diharapkan menjalankan tawaf dan ibadah lainnya dengan aman dan lancar setelah memulihkan kondisi fisik. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
KPK Cegah 3 Orang Terkait Kasus Korupsi di Basarnas

KPK Cegah 3 Orang Terkait Kasus Korupsi di Basarnas

KPK mengumumkan telah memulai penyidikan baru terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun 2014.

Tim penyidik KPK mencegah tiga orang untuk tidak bepergian ke luar negeri terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan truk angkut personel dan rescue carrier vehicle di Basarnas tahun 2014.

Penerapan cegah ke luar negeri tersebut telah dikoordinasikan dengan Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan berlaku selama enam bulan serta dapat diperpanjang demi kepentingan penyidikan.

KPK telah membuka penyidikan baru terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun 2014. Kasus ini berbeda dengan perkara dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi. Identitas tersangka dalam kasus ini belum diumumkan oleh KPK.

Geser👉
Penjelasan Polisi soal Viral Seserahan Fortuner Curian di Pati: Kasus 2019, Pengantin Pria Ditipu Sales

Seserahan Fortuner Curian di Pati

Polisi mengungkap kasus seserahan pernikahan berupa mobil Fortuner dan motor yang disebut merupakan barang curian di Pati, Jawa Tengah.

Video viral mengungkap bahwa mobil seserahan ternyata bermasalah. Namun, mobil dan motor seserahan sudah dibayar lunas oleh pengantin pria.

Pengantin pria, Ucok, tidak mencuri mobil maupun motor. Dia ditipu oleh petugas dealer yang tidak menyetorkan uangnya kepada perusahaan.

Kasus ini terjadi pada tahun 2019 dan kembali viral pada 2024. Kesimpulannya, Ucok tidak bersalah dan dia dibohongi oleh petugas dealer. Geser ke atas untuk menemukan ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Sidang Gugatan Pangkat Jenderal Kehormatan, Prabowo Mangkir

Sidang Gugatan Pangkat Jenderal Kehormatan, Prabowo Mangkir

Sidang Gugatan Pangkat Jenderal Kehormatan, Prabowo Subianto mangkir dari persidangan yang digelar PTUN Jakarta.

KontraS mengkritik pemberian penghargaan Bintang Bhayangkara Utama kepada Prabowo oleh Polri.

Gugatan ini menjadi alarm pengingat bahwa Negara tidak boleh memberikan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan tanpa alasan yang jelas.

Pengadilan Tata Usaha Negara memainkan peran sentral dalam menjaga demokrasi dan keadilan di Indonesia.

Geser👉
Antrean Panjang di Bandara Soekarno-Hatta

Antrean Panjang di Bandara Soekarno-Hatta

Antrean penumpang internasional mengular di Bandara Soekarno-Hatta, membuat heboh di media sosial.

Gangguan layanan imigrasi terjadi karena server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo mengalami gangguan teknis.

Direktorat Jenderal Imigrasi sedang berupaya memperbaiki sistem dan akan menginformasikan saat sistem beroperasi normal kembali.

Situasi keramaian di Bandara Soekarno-Hatta menyebabkan penumpukan penumpang pesawat.

Geser👉
Jaksa Agung Muda Feri Wibisono Ditunjuk Jadi Wakil Jaksa Agung

Jaksa Agung Muda Feri Wibisono Ditunjuk Jadi Wakil Jaksa Agung

Jaksa Agung Muda bidang Perdata dan Tata Usaha (Jamdatun) Feri Wibisono ditunjuk menjadi Wakil Jaksa Agung menggantikan Sunarta yang memasuki masa pensiun.

Pelantikan Feri Wibisono sebagai Wakil Jaksa Agung direncanakan akan dilaksanakan pada Juli 2024.

Sebelumnya, Feri Wibisono pernah menjabat sebagai Direktur Penuntutan KPK dan memiliki pengalaman dalam bidang kejaksaan.

Feri Wibisono akan menggantikan Sunarta yang memasuki masa pensiun. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Wapres Ma'ruf Amin Usulkan Dicabutnya Bansos Pelaku Judi Online

Wapres Ma'ruf Amin Usulkan Dicabutnya Bansos Pelaku Judi Online

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengusulkan agar penerima dana bantuan sosial (bansos) yang menyalahgunakannya untuk berjudi agar dicabut dari daftar penerima bansos.

Presiden Jokowi memastikan tidak ada bantuan sosial untuk korban judi online atau daring.

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan bahwa bansos untuk korban judi daring hanya diberikan kepada anggota keluarga, bukan kepada pelaku.

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada penerima bansos agar dana bantuan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Geser👉
Alasan Mabes Polri Beri Bintang Bhayangkara Utama untuk Prabowo

Mabes Polri Beri Bintang Bhayangkara Utama untuk Prabowo

Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerjasama dalam mengamankan NKRI dan jasa besar Prabowo Subianto untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri.

Prabowo Subianto pernah menyampaikan dukungan penguatan Polri dan mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang penting bagi rakyat dan negara.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Geser👉
Kubu Hasto Laporkan Penyidik KPK ke Dewas

Kubu Hasto Laporkan Penyidik KPK ke Dewas

Kuasa hukum Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi melaporkan dugaan pelanggaran kode etik berat penyidik KPK ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Tim kuasa hukum Kusnadi menyampaikan aduan kedua ke Dewas KPK terkait kesalahan dalam proses penyitaan barang bukti milik Kusnadi.

Tim kuasa hukum Kusnadi menduga ada pemalsuan surat penyitaan barang dan meminta Dewas KPK untuk memproses laporan dugaan pelanggaran kode etik penyidik.

Kuasa hukum Kusnadi juga menegaskan bahwa barang-barang yang disita oleh penyidik KPK tidak bisa dijadikan alat bukti karena proses penyitaan tidak sesuai prosedur.

Geser👉
FOTO: Senyum Prabowo Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama di Mabes Polri

Prabowo Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama

Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung di Mabes Polri dan hanya dihadiri oleh sejumlah pejabat utama.

Bintang Bhayangkara Utama merupakan kelas tertinggi dari Bintang Bhayangkara dan diberikan kepada seseorang yang dinilai berjasa besar untuk kemajuan dan pengembangan Polri.

Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih periode 2024-2029 mendapatkan penghargaan tersebut sebagai tanda kehormatan.

Geser👉
Pengacara Pegi Setiawan Bawa Bukti Kuat Kasus Vina Cirebon

Pengacara Pegi Setiawan Bawa Bukti Kuat Kasus Vina Cirebon

Pengacara tersangka Pegi Setiawan, Mayor TNI (purn) Marwan Iswandi meminta agar pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) hati-hati dalam menerima berkas kasus pembunuhan berencana Vina dan Eky, Cirebon dari Polda Jawa Barat.

Marwan mengklaim kalau Pegi Setiawan adalah korban salah tangkap dari Polda Jawa Barat. Selain dari ciri-ciri fisik yang berbeda, ada juga temuan yang janggal ketika penyebab kematian disebut dari berkas putusan pengadilan, karena pukulan benda tumpul pada rahang oleh Dani.

Pengacara Pegi Setiawan melakukan audiensi ke pihak Kejagung dan permintaannya telah diterima oleh Kapuspenkum Harli Siregar. Marwan dan timnya berharap agar Kejagung mengkaji ulang kasus ini dengan hati-hati.

Pengacara Pegi Setiawan membawa bukti kuat dan mengadu ke berbagai pihak untuk membuktikan bahwa kliennya adalah korban salah tangkap. Geser ke atas untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
Habis Kontrak di Pertamina, Mantan Perawat Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba

Mantan Perawat Pertamina Ditangkap Jadi Kurir Narkoba

Mantan perawat di Pertamina, J, ditangkap sebagai kurir narkoba dengan sabu seberat 9,5 kg.

J yang menganggur setelah kontrak habis nekat terlibat dalam jaringan narkoba.

Polisi berhasil menggagalkan pengiriman 9,5 kg sabu dan 9 ribu butir ekstasi yang akan dikirim oleh J.

J masih belum menerima upah dan polisi masih memburu jaringan narkoba lainnya yang terlibat.

Geser👉