2 Jenazah Korban Kecelakaan Tol Cipularang Dievakuasi dari Mobil Milik Rental

Selasa, 10 September 2019 16:23 Reporter : Merdeka
2 Jenazah Korban Kecelakaan Tol Cipularang Dievakuasi dari Mobil Milik Rental Tabrakan beruntun Tol Cipularang. ©2019 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih mengindentifikasi empat jenazah korban kecelakaan di Tol Cipularang, pekan lalu. Keempat jenazah itu dievakuasi dari kendaraan berbeda.

Dua jenazah ditemukan dalam mobil Daihatsu Alya berpelat nomor B 1802 BYQ. Mobil itu diketahui milik rental.

"Kendaraan ini diketahui milik rental," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (10/9).

Dua jenazah lainnya dievakuasi dari mobil Toyota Rush bernomor polisi D 1268 AHK dan Mazda Nomor Polisi B 411 AT. "Jadi keempat jenazah tersebut dari tiga kendaraan," ucap dia.

Hingga kini Tim DVI masih mendalami karena jenazah langsung dijadikan satu pada saat proses evakuasi. Hal itu untuk percepatan dan pemulihan lalu lintas.

"Sehingga perlu pendalaman lagi 2 jenazah yang di 3 kendaraan tersebut. Harus betul-betul dikroscek kembali dengan pihak keluarga atau antemortem, betul yang ada ini, kemudian cek DNA nya," ucap dia.

Sejauh ini, Dedi menyebut, Tim DVI baru berhasil mengindentifikasi jenis kelamin dari keempat jenazah. "Seluruhnya merupakan perempuan," ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo mengatakan, empat jenazah korban kecelakaan Tol di Cipularang yang dipindahkan ke RS Polri berjenis kelamin perempuan. Hal itu diketahui usai dilakukan identifikasi.

"Semuanya sudah, semuanya wanita, empat jenazah itu jenis kelaminnya wanita," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/9).

Edy menjelaskan, empat korban yang sudah dipastikan perempuan itu karena tidak ditemukannya ciri-ciri jenazah berjenis kelamin laki-laki seperti dari potongan rambut dan celana dalam.

"Semalam kita sudah periksa, ambil sampel DNA dan pemeriksaan secara autopsi medis dan tidak menemukan laki-laki, tanda-tanda celana dalam merek dan ukuran ada, ada rambut, potongan rambut yang dicat agak kecoklatan. Itu tanda-tanda medis," jelasnya.

"Selanjutnya adalah tinggal gigi, hari ini rencananya gigi, ada beberapa jenazah yang masih nampak giginya walaupun tidak utuh, itu bisa kita identifikasi, karena nanti dua data antemorthem yang dari Polda itu ada rekam giginya," sambungnya.

Dengan sudah diketahui jenis kelaminnya, ia berharap ada masyarakat yang melaporkan ke pihaknya apabila memang merasa keluarganya menjadi korban kecelakaan Tol di Cipularang.

"Sampai saat ini sejak malam belum ada, kami hanya baru terima makanya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa atau kehilangan keluarganya, terutama yang mungkin kejadian di tol Cipularang, segera melapor ke kami, supaya mempercepat waktu identifikasi," ujarnya.

Diketahui, empat jenazah mengalami luka bakar hebat dalam kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Senin (2/9) kemarin. Jenazah tersebut akan dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati Jakarta.

"Karenakan di sini tidak mempunyai fasilitas freezer jenazah, maka kita akan pindahkan ke RS Kramat Jati Jakarta," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, di RS Thamrin, Kabupaten Purwakarta, Selasa (3/9).

Pemindahan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, identifikasi jenazah tersebut memerlukan waktu yang lama. Sedangkan kondisi tubuh yang terbakar sudah sangat sulit diidentifikasi.

"Bahkan jenis kelaminnya pun sudah tidak diketahui, sehingga prosesnya akan membutuhkan waktu yang lama," kata Rudy.

Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan Tol Cipularang
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini