Ternyata beginilah cara Chlorophyta berkembang biak
Merdeka.com - Pernah nggak kamu mendengar istilah ganggang hijau? Secara sederhana, Chlorophyta (ganggang hijau) hidup sebagai plankton yang melayang-layang di air tawar atau laut. Ia memiliki warna hijau karena ia punya klorofil, dan bisa memasak makanan untuknya sendiri. Meskipun demikian, ia bukan tumbuhan. Ganggang hijau adalah makhluk yang 'menyerupai' tumbuhan. Reproduksi Chlorophyta bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara seksual dan secara aseksual.
1. Reproduksi seksual
Reproduksi ini dilakukan dengan cara peleburan sel kelamin jantan dan betina, serta ada juga yang secara konjugasi.
2. Reproduksi secara aseksual
Reproduksi dilakukan tanpa adanya peleburan sel jantan dan betina, tetapi dilakukan dengan pembelahan biner (ganggang bersel satu), fragmentasi (ganggang berbentuk benang dan berkoloni), serta pembentukan zoospora (spora kembara).
Setelah mengetahui 2 cara reproduksi itu, yuk simak cara berkembang biak dari 2 contoh ganggang hijau di bawah ini:
a. Hydrodictyon
Ia adalah Chlorophyta yang berbentuk koloni tak bergerak. Hydrodiction banyak terdapat di air tawar dan bentuk koloninya seperti jala. Ganggang hijau yang satu ini bisa berkembang biak secara aseksual dengan spora dan fragmentasi, sedangkan secara seksual dengan konjugasi.
b. Volvox
Jenis ganggang hijau ini membentuk koloni dan bergerak. Volvox hidup di air tawar dan tiap sel mempunyai dua flagel dan stigma, bentuk koloni seperti bola dengan jumlah sel yang cukup 'wow', yaitu 500 – 50 ribu buah. Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan cara fragmentasi, sedangkan secara seksual dengan konjugasi.
Baik hydrodiction dan volvox sama-sama bisa kamu temui di habitat semacam air kolam, air danau, ataupun air sungai. Kira-kira, kamu sudah bisa membedakan keduanya dari jenis yang lain, belum? (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya