Bikin resensi drama dengan mudah, cari tahu identitas & penokohannya
Merdeka.com - Drama memang seringkali menarik untuk diikuti. Pementasan drama melibatkan banyak aspek seni dan sastra. Di dalamnya banyak bermain dengan kata, pesan moral, estetika seni, dan masih banyak lagi. Salah satu cara mengapreasi pementasan drama adalah dengan membuat resensi drama. Resensi drama adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang drama yang ditonton. Resensi bertujuan memberikan rangsangan kepada pendengar agar ikut menonton pementasan drama itu.
Ada beberapa unsur dalam resensi drama, di antaranya identitas naskah drama, penokohan, tata rias, kostum, tata panggung, tata bunyi dan tata lampu. Kali ini, yuk kita bahas 2 di antaranya, yaitu identitas naskah drama dan penokohan.
1. Identitas naskah drama
Identitas naskah drama meliputi judul drama, penulis, sutradara, tahun pembuatan, dan jumlah halaman.
2. Penokohan
Penokohan merupakan kegiatan melisankan naskah drama yang disesuaikan dengan gerak/akting, yang biasanya meliputi:
- penjiwaan pemain dalam memerankan karakter yang dimainkan
- ekspresi yang digunakan pemain
- gerak-gerik pemain
- lafal yang digunakan pemain
- intonasi yang digunakan pemain
- volume suara yang digunakan pemain
Sebuah resensi drama nggak hanya dapat memberikan gambaran umum tentang suatu drama, tapi juga mempromosikannya ke lebih banyak orang. Dengan membaca resensi, seseorang dapat menentukan apakah suatu drama layak untuk ditonton atau nggak. Resensi jadi sangat penting kalau kebetulan ada banyak pementasan drama yang ingin kamu tonton, tapi kamu nggak punya banyak waktu untuk itu.
Membuat resensi dari sebuah drama sebenarnya nggak sulit, asalkan kamu benar-benar menyaksikan drama dengan seksama. Dengan begitu, kamu bisa mengidentifikasi berbagai unsur drama yang ada di dalamnya. Nah, sangat menarik, bukan? Selamat mencoba menulis! (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya