Tren pelemahan rupiah, Land Rover Indonesia incar kenaikan penjualan di semester II

Jaguar Land Rover Indonesia mengincar kenaikan penjualan di semester kedua tahun ini, setelah mengalami 'tekanan' di semester pertama meski sudah meluncurkan dua varian baru, yakni Range Rover dan Range Rover Sport. Tapi pelemahan kurs rupiah terhadap dolar mengancamnya!

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Tren pelemahan rupiah, Land Rover Indonesia incar kenaikan penjualan di semester II
Jaguar Land Rover Indonesia rayakan 70 tahun Land Rover di ICE BSD City. ©2018 Merdeka.com

Jaguar Land Rover Indonesia mengincar kenaikan penjualan di semester kedua tahun ini, setelah mengalami 'tekanan' di semester pertama meski sudah meluncurkan dua varian baru mobil SUV premium asal Inggris ini, yakni Range Rover dan Range Rover Sport pada medio Mei lalu.

Namun, setelah peluncuran dua varian anyar SUV premium tersebut, Indonesia memasuki bulan Ramadan dan libur hari raya Idul Fitri, sehingga pasar otomotif terkendala hari libur yang panjang.

Roland Stahler, Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), distributor resmi Jaguar dan Land Rover di Indonesia, menjelaskan kondisi tersebut menekan pihaknya di semester pertama. Sebab di Januari-April, pihak belum mempunyai model baru untuk dipasarkan di Indoensia. Kemudian di Mei-Juni, persis setelah peluncuran New Range Rover dan Range Rover Sport, pasar memasuki Ramadan dan kemudian libur hari raya, sehingga kami tidak bisa melakukan aktivitas pemasaran lebih lanjut.

"Karena hari libur yang panjang, orang-orang lebih banyak melakukan liburan sehingga kondisi ini membuat pasar otomotif di Mei, Juni, bahkan Juli tidak bagus. Saya bahkan tidak bisa menilai pasar Juli apakah bagus untuk mengawali pasar semester kedua ini," ujar Roland yang dijumpai di program Driving Experience Global di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (14/7).

Kata Roland, di semester kedua ini, pihaknya bertekad mencapai kinerja penjualan lebih baik. Maka itu, Jaguar Land Rover Indonesia sudah menyiapkan beberapa aktivitas pemasaran kepada konsumen dan calon konsumen dalam beberapa bulan ke depan. Pihaknya akan mendorong dan lebih ekspansi kepada konsumen otomotif Indonesia di semester kedua ini.

Namun, hal tersebut juga tidak bisa dicapai dengan mudah. "Tantangannya adalah kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah. Setiap pekan kami harus melakukan perhitungan harga jual setiap rupiah melemah. Ini problem, sebab meski merek ini asal Inggris, Jaguar Land Rover sudah menetapkan pasar internasionalnya menggunakan dolar Amerika, bukan poundsterling. Ini tantangan kami," ujarnya sambil tersenyum.

Jaguar Land Rover Indonesia rayakan 70 tahun Land Rover ©2018 Merdeka.com

Test drive terbesar di Indonesia

Pada hari ini hingga Minggu (15/7), Jaguar Land Rover Indonesia mengadakan program Driving Experience Global di parkir Hall 10 ICE BSD City, Tangerang, Banten. Program test drive terbesar pertama di Indonesia menyediakan 15 unit Jaguar dan Land Rover untuk dicoba langsung calon konsumen di lintasan yang disiapkan khusus dengan berbagai tantangan dan rintangan (kun). Model yang dapat dicoba adalah Jaguar F-Type, F-Pace, XE, dan XF. Sementara model Land Rover adalah Land Rover Discovery Sport, Land Rover Discovery, Range Rover Evoque, Range Rover Velar, Range Rover Sport, dan Range Rover.

Menariknya, peserta yang mendapat waktu tercepat di tantangan Jaguar akan mendapat hadiah, yakni menonton balapan Formula E di Hong Kong pada Maret 2019. Sedangkan untuk tantangan Land River, hadiahnya adalha mengikuti program unik di Selandia Baru pada Februari 2019.

"Program ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman berkendara yang spesial bersama model-model Jaguar dan Land Rover," punggkas Jentri Izhar, Brand Director WAE.

Masih dalam rangkaian program Driving Experience Global di ICE BSD City, Tangerang, acara akan ditutup dengan JLR Hospitality Out Door Area, sekaligus merayakan 70 tahun Land Rover di dunia. Ini hasil kerja sama dengan Land Rover Club Indonesia (LRCI) dan Indonesia Land Rover United (ILRU), yang membawa puluhan Land Rover klasik untuk dipamerkan. Begitu juga dengan Jaguar Club Indonesia (JCI), turut hadir meramaikan acara dengan menampilkan model klasiknya.

Rekomendasi