Hyundai akan Ciptakan Ekosistem Hidrogen dari Limbah di Jawa Barat, Beroperasi Tahun 2027

Hyundai Motor Group secara resmi mengumumkan rencana ambisiusnya untuk membangun ekosistem waste-to-hydrogen (W2H) di Jawa Barat.

Arief Aszhari
Oleh Arief Aszhari - Reporter
Hyundai akan Ciptakan Ekosistem Hidrogen dari Limbah di Jawa Barat, Beroperasi Tahun 2027
Hyundai Bangun Ekosistem Hidrogen dari Sampah di Jawa Barat, Siap Beroperasi 2027 (ist) (© 2025 Liputan6.com)

Hyundai Motor Group secara resmi mengumumkan rencana ambisius untuk membangun ekosistem waste-to-hydrogen (W2H) di Provinsi Jawa Barat. Pengumuman ini dilakukan dalam acara Global Hydrogen Ecosystem Summit yang berlangsung di Jakarta, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Hyundai mengungkapkan rencana kerjasama strategis dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), serta PT Pertamina (Persero). Kerjasama ini bertujuan untuk membangun infrastruktur hidrogen rendah karbon yang berasal dari limbah kota, mendukung agenda energi hijau nasional.

Pameran yang diselenggarakan oleh Indonesia Fuel Cell & Hydrogen Energy Association (IFHE) ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan penting, termasuk Menteri ESDM, perwakilan BAPPENAS, serta jajaran eksekutif dari Pertamina dan Hyundai Motor Group. Dalam forum tersebut, ESDM mempresentasikan peta jalan hidrogen nasional, sementara BAPPENAS memberikan informasi mengenai kebijakan hidrogen untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Hyundai akan membangun stasiun pengisian hidrogen on-site dengan memanfaatkan infrastruktur compressed natural gas (CNG) milik Pertamina," tulis Hyundai dalam keterangan resminya, Selasa (15/4/2025). Fasilitas ini dijadwalkan untuk beroperasi pada tahun 2027 dan akan mengolah biogas dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Bandung, menjadi hidrogen rendah karbon.

Pembangunan akan dimulai tahun ini

Proyek ini akan diawali dengan studi kelayakan teknis yang telah dilaksanakan di TPA Sarimukti. Hyundai menargetkan agar pembangunan dapat dimulai tahun ini.

Untuk mendukung inisiatif tersebut, Hyundai bekerja sama dengan konsorsium perusahaan dan organisasi dari Korea Selatan yang memiliki keahlian serta pengalaman dalam pengembangan hidrogen. Selain itu, Hyundai juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar TPA Sarimukti dengan berkolaborasi bersama Good Neighbors untuk menyediakan akses air bersih dan layanan kesehatan.

Di samping itu, Hyundai, bersama Sejin G&E, akan memperkuat keamanan area TPA dari potensi bencana serta mengekstrak biogas yang akan digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi hidrogen. Kerja sama antara Hyundai Motor Group dan Pertamina tidak hanya mencakup pembangunan stasiun pengisian, tetapi juga mencakup aspek produksi, distribusi, hingga pemanfaatan kendaraan berbasis hidrogen.

Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia dan menjadi proyek W2H internasional pertama Hyundai di luar Korea Selatan. Seperti yang diungkapkan, "Kemitraan ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar."

INFOGRAFIS JOURNAL_ Berbagai Polusi Berdampak pada Perubahan Iklim (Liputan6.com/Abdillah)
INFOGRAFIS JOURNAL_ Berbagai Polusi Berdampak pada Perubahan Iklim (Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi