Gara-gara banting harga, KTM Indonesia 'ceraikan' Diler Penta Jaya

KTM Indonesia: Kami sudah memberi peringatan. Jika mereka melakukan hal lain, kami akan membawa ke meja hijau.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Gara-gara banting harga, KTM Indonesia 'ceraikan' Diler Penta Jaya
KTM di GIIAS 2016. © otospirit.com

Pameran motor besar asal Austria, KTM, di event GIIAS 2016 membawa kegaduhan. Pasalnya, aksi sang dealer, PT Penta Jaya Laju Motor, yang memberi diskon gila-gilaan selama pameran GIIAS tidak sesuai dengan kerja samanya dengan agen pemegang merek (APM) KTM di Indonesia, yakni PT Jaya Selaras Sejahtera.Seperti diketahui, memanfaatkan event GIIAS 2016, PT Penta Jaya memangkas harga jual beberapa 'moge' KTM sekitar 50 persen. Misalnya, KTM RC 250 menjadi Rp 48 juta, 250 Duke dibanderol Rp 44 juta, KTM RC 200 Rp 37 juta, dan 200 Duke Rp 33 Juta (on the road Jakarta).Jimmy Budhijanto, Presiden Direktur Jaya Selaras selaku APM KTM, bertindak cepat dengan memutus kontrak PT Penta Jaya sebagai salah satu diler KTM di Indonesia. Sebab kebijakan diskon harga hingga 50 persen itu melanggarkan wewenangnya sebagai diler. Pemutusan kontrak penjualan dengan Penta Jaya ini berlaku efektif per Jumat (19/8)."Akibat tindakan potong harga ini, kantor KTM Regional Asia langsung meminta kami mengatasi berita ngawur itu. Prinsipal KTM merasa ini sudah melanggar kontrak, sehingga kami pun memutus kontrak kerja sama diler itu," kata Jimmy dalam keterangan persnya, Sabtu (20/8).Berdasarkan keputusan itu, semua tindakan Penta Jaya selama event GIIAS 2016 adalah di luar tanggung jawab Jaya Selaras selaku APM KTM di Indonesia."Kami sudah memberi peringatan. Jika mereka melakukan hal lain, kami akan membawa ke meja hijau," tambah Widy Deryan, Sales Manager KTM Indonesia.Sedikit menilai yang menjadi kesalahan Penta Jaya, kata Jimmy, adalah sebagai diler, perusahaan ini hanya menjual KTM tipe jalan raya, yakni Duke 250 dan RC 250. “Mereka hanya berhak memasarkan Duke 250 dan RC 250. Mereka harus mentaati harga dari kami," jelas Jimmy.Jimmy juga menganggap Penta Jaya bertindak melebihi kapasitas sebagai diler. Karena mereka berencana akan bekerja sama dengan Bajaj untuk membangun pabrik perakitan motor KTM di bawah 400 cc. "Ini jelas tidak benar. Kami sudah melakukan CKD. Lagipula, prinsipal, KTM Austria belum ada rencana itu," pungkas Jimmy. Sebelumnya, Kristianto Goenadi, Presiden Direkur Penta Jaya Motor, mengatakan di ajang GIIAS 2016, pihaknya memberikan harga khusus seluruh produk motor yang dipamerkan. Selain itu, dia juga mengumumkan kerja sama antara KTM Austria dan Bajaj Auto Limited (BAL) untuk membangun pabrik perakitan.

Rekomendasi