Tampil cemerlang, Rifat sejajarkan diri dengan pereli papan atas dunia

Upaya Fastron World Rally Team (FWRT) bertarung di kancah reli dunia akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Tampil cemerlang, Rifat sejajarkan diri dengan pereli papan atas dunia
Juara WRC: Rifat Sungkar dan Scott Beckwith, Pertamina Fastron World Rally Team

Upaya Fastron World Rally Team (FWRT) bertarung di kancah reli dunia akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan.Secara keseluruhan, Rifat dan Scott dalam kategori Rally Class pada posisi ketiga.

Meski baru pertama kali terjun di reli dunia, FWRT yang mengusung Rifat Sungkar (driver) dan Scott Beckwith (navigator) akhirnya berhasil merampungkan seluruh putaran.

Tim ini pun menorehkan hasil gemilang serta sempat mengumandangkan lagu Indonesia Raya di podium juara. Sekaligus mencatatkan para perelinya di jajaran papan atas para pereli dunia.

Sebagaimana diketahui, sejak terjun di dunia reli Rifat Sungkar mendapat dukungan dari Pertamina Lubricants. Setelah 'tidak memiliki lawan' lagi di dalam negeri, karena telah menyabet juara sprint rally tingkat nasional lima kali berturut-turut. Dia pun segera go internasional dan terjun di Asia Pasific Rally Championship (APRC). Sukses di APRC, Pertamina Lubricants segera meningkatkan laga reli Rifat ke tingkat dunia, yakni berlaga di World Rally.

Rifat dan Scott pun dengan FWRT-nya pun memulai putaran pembuka kejuaraan rally dunia (WRC) di reli Portugal. Keikutsertaannya yang pertama dan pada putaran pertama reli dunia ini, Tim FWRT langsung menempatkan Rifat dan Scott pada posisi ke 3 kategori Rally Class.

Usai dari Portugal, Rifat dan Scott pun melanjutkan pertarungannya dengan menjajal ganasnya lintasan Rally Acropolis, Yunani pada 24-27 Mei 2012. Di Yunani pun Rifat dan Scott membuat para pereli dunia tercengang. Karena si anak Indonesia ini kembali merebut Posisi ke 3 kategori Rally Class.

Padahal, pada putaran kedua WRC ini, Rifat harus menghadapi reli paling berat di WRC, yang sering disebut sebagai 'Rally para dewa'. Disebut demikian karena berada di 'negeri seribu dewa' dan keganasan lintasannya. Serta dengan trek gravel berbatu-batu, berdebu dan cuaca yang sangat panas.

Begitu panasnya cuaca, sehingga Rifat harus mengenakan pakaian khusus yang menggunakan pendingin, agar tidak mengalami dehidrasi. Sebab bila itu terjadi, maka akan sangat mengganggu konsentrasi dan akibatnya bisa fatal.

Meski begitu toh Rifat dan Scott menunjukkan kedigdayaannya, dengan menyodok ke depan. Kehadiran tim FWRT pun mulai diperhitungkan. Apalagi ketika pada putaran ketiga FWRT yang dilaksanakan di Porta Nigra, Trier, Jerman. Para pereli FWRT Indonesia menyodok pada posisi kedua Rally Class. Prestasi ini menjadi sangat fenomenal, mengingat Rifat dan Scott sempat terkendala overheating pada mesin kendaraan sejak hari pertama hingga akhir pertarungan.

Prestasi tim FWRT ini terus menggila. Terbukti pada putaran ketiga di Perancis, Rifat bahkan menorehkan hasil yang spektakuler. Dia berhasil meraih dua prestasi sekaligus, yakni Juara Rally Class dan sekaligus juga juara Grup N Production Car.

Padahal, pertarungan pada 'Rallye de France' ini sungguh ketat, dengan medan yang sangat berat. Pada hari terakhir, Fastron World Rally Team bertarung di 6 SS, yang dua kali melewati rute di Vignoble de Cleebourg, Bischwiller-Gries, Haguenau tanpa Service Park di pertengahan hari.

Lintasan semakin diperparah dengan datangnya hujan deras yang mengguyur di tiga stage pertama. Meski hujan kemudian berhenti di 3 SS terakhir, namun lintasan yang diguyur hujan menjadi berlumpur dan semakin meningkatkan tantangan. Dibutuhkan stamina dan performa mesin yang benar-benar bisa diandalkan.

Di kelas Rally Class, persaingan juga tak kalah sengitnya. Terjadi saling susul-menyusul yang sengit, namun Fastron World Rally Team berhasil menjadi juara di kelas tersebut, sekaligus juga menjadi juara pada Grup N Production Car. Tentu saja ini prestasi yang sungguh menggembirakan. Tidak saja bagi Fastron World Rally Team, namun juga bagi bangsa Indonesia.

Usai menuntaskan 'Rallye de France', Fastron World Rally Team pun menuju Italia bertarung pada 'Rally d'Italia Sardegna', yang digelar pada tanggal 18 - 21 Oktober 2012 di Sardinia, Italia. Dan bertepatan dengan hari ulang tahunnya ini, Rifat kembali mengukir prestasi di posisi ke 3 kategori Rally Class.

Rifat dan Scott bersama Tim FWRT pun menutup putaran akhir reli dunia ini di Spanyol, dengan finish pada urutan ketiga Rally Class. Sehingga secara keseluruhan, Rifat dan Scott dalam kategori Rally Class pada posisi ketiga.

Sebuah prestasi tingkat dunia yang sungguh menggembirakan, tentu saja. Meski baru pertama turun di reli dunia, namun FWRT berhasil membuahkan prestasi yang sangat membanggakan. Baik bagi para pencinta olahraga otomotif, khususnya reli di Tanah Air, maupun bangsa Indonesia pada umumnya.

Anak bangsa bernama Rifat Sungkar dengan dukungan pelumas kebanggaan Indonesia-Pertamina Lubricants-yang telah diakui dunia, dengan ekspor produknya ke lebih dari 23 negara, telah mengharumkan bangsa dan negara Indonesia. (nz)

(kpl/nzr/abe)
Rekomendasi