Kurang Support, Ini Saran Stanley Atmadja kepada Astra Peugeot agar Sukses

Senin, 24 Juni 2019 17:38 Reporter : Syakur Usman
Kurang Support, Ini Saran Stanley Atmadja kepada Astra Peugeot agar Sukses Presiden Direktur PT Mandiri Utama Finance Stanley Atmadja. ©2017 Merdeka.com/Syakur Usman

Merdeka.com - PT Astra International-Peugeot Sales Operation (Astra Peugeot) benar-benar jor-joran tahun ini, agar pangsa pasar mobil Peugeot di Indonesia meningkat. Pada pekan ini, Astra Peugeot berencana menambah model baru. Seperti model sebelumnya, mobil baru yang akan diluncurkan adalah mobil sport utility vehicle (SUV).

Ya, New Peugoet 5008 bakal menjadi model kedua yang dijual oleh Astra Peugeot, setelah New Peugeot 3008. Ekspansi produk tampaknya menjadi salah satu strategi strategis yang disiapkan oleh anak usaha konglomerasi Astra ini demi merek otomotif asal Perancis ini. Sebelumnya agen pemegang merek Peugeot di Indonesia ini menjalankan strategi perubahan manajemen dan jaringan/diler.

Semua itu dilakukan agar mobil Peugeot bisa berjaya di pasar otomotif Indonesia, terutama bersaing di level pabrikan otomotif sesama Eropa bersama Mercedes-Benz dan BMW.

Namun, cukupkah segala strategi tersebut?

Merdeka.com menanyakan Stanley Setia Atmadja, pengusaha pemilik ASCO Automotive, sekaligus pernah mitra Astra Peugeot selama 19 tahun karena memiliki diler Peugeot di Bandung, Jawa Barat. Namun, sejak Maret lalu, Stanley menutup diler yang dirintisnya sejak tahun 2000.

"Jumlah penjualan mobil Peugeot di Indonesia sedikit sekali," ujarnya, baru-baru ini.

Menurut Stanley yang memiliki bisnis diler Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks, sebenarnya Peugeot adalah produk mobil Eropa yang sangat bagus dan akhir-akhir ini tipe-tipe yang dipasarkan banyak yang sesuai dengan konsumen (termasuk konsumen Indonesia).

"Hanya saja, untuk menembus persaingan merek ini, perlu mendapat support yang sangat besar dari prinsipal dengan memanfaatkan jaringan otomotif Astra. Sehingga seharusnya Peugeot bisa menjadi salah satu merek yang digemari konsumen Indonesia," katanya.

Support yang harus diberikan prinsipal dan Astra Group adalah harga jual yang bersaing, terutama dengan sesama mobil asal Eropa. Kemudian, garansi produk layaknya merek lain dan memberikan margin yang cukup bagi mitra dilernya, pungkas Stanley.

Berdasarkan data penjualan mobil Astra International, jumlah mobil Peugeot yang dijual hingga Mei 2019 mencapai 39 unit. Sementara pada tahun lalu total penjualannya mencapai 139 unit, hanya dengan satu model; New 3008.

Sebelumnya Chief Executive Astra Peugeot yang baru, Rokky Irvayandi, mengakui jumlah diler mobil Peugeot di Indonesia masih sangat sedikit. Baru lima outlet yang tersebar di Jabodetabek, Solo, dan Surabaya. Di Jabodetabek, diler Peugeot bisa dijumpai di Sunter, Cilandak, dan BSD City, Tangerang. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Peugeot
  2. CEO Talk
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini