Daihatsu Tepis Isu Stop Produksi Mobil Kembar Avanza-Xenia

Senin, 3 Desember 2018 19:07 Reporter : Syakur Usman
Daihatsu Tepis Isu Stop Produksi Mobil Kembar Avanza-Xenia xenia special edition di giias. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Daihatsu dikabarkan menghentikan produksi Avanza-Xenia model sekarang. Sebelum isu ini membesar, kabar tersebut langsung dibantah.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation Motor, mengatakan pihaknya hanya mengurangi volume produksi. Meski tak menyebut besarannya.

Itu kemarin ada berita Xenia stop produksi. Kami bantah yang itu. Jadi Xenia sampai Desember 2018 nanti masih ada produksinya. Untuk diketahui, sampai akhir tahun kami masih produksi dan tetap menyuplai Xenia yang sekarang ini, paparnya, usai pembukaan Daihatsu Dress-up Challenge di Istora Senayan Jakarta, akhir pekan lalu (1/12), seperti dikutip dari Liputan6.com.

Saat dikonfirmasi soal Xenia baru, dia tak mau berkomentar banyak, tapi menjelaskan alasan pengurangan produksi unit.

"Jumlahnya (produksi) memang berkurang. Namun, itu karena Desember, kan menjelang libur akhir tahun, yang efektivitasnya beberapa hari saja. Jadi wajar saja. Kalau seputar Xenia baru, pastilah kami sampaikan tanggal mainnya," imbuh Hendrayadi.

Namun kalau dilihat, penjualan model Xenia mulai turun. Maklum, saudara kembar Avanza ini sudah berkiprah selama 15 tahun di Indonesia. Harus ada penyempurnaan unit baru agar pasar tak terus turun.

Mobil low MPV ini hanya terjual sebanyak 25.728 unit pada periode Januari-Oktober 2018, turun sebesar 12,7 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 29.490 unit.

Nah, dengan penurunan ini, apakah indikasi bahwa konsumen mulai bosan dengan Xenia?

Saya lihat bukan orang yang bosan dengan Xenia. Tapi Teriosnya yang naik dua kali lipat. Sekarang antara SUV kompak dan low MPV itu kan bedanya tipis sekali. Terus terang saja, kami belum melakukan survei apakah pemakai Xenia migrasi ke Terios atau tidak. Namun, yang jelas bukan berarti peminat Xenia turun, tegasnya.

Mengacu pada data Gaikindo. Per Oktober 2018, Xenia menduduki peringkat keempat penjualan low MPV. Posisinya berada setelah Ertiga, Xpander, dan Avanza yang berada di posisi puncak.

Kalau dinalar, tak mungkin pula Daihatsu bergeming melihat Xenia tersungkur. Apalagi kontribusinya bisa mencapai 16 persen terhadap total penjualannya. Memang tak mustahil, duet Avanza-Xenia bisa muncul pada kuartal I 2019. Bukan tak mungkin pula, saat duet Avanza-Xenia muncul generasi lanjutan, angka penjualan bisa lebih melejit.

Sumber: Liputan6.com [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Daihatsu Xenia
  2. Daihatsu
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini