Generasi Muda Papua Membangun Indonesia

Gracia Josaphat Jobel Mambrasar ST., M.Sc., MBA Staf Khusus Presiden RI Selasa, 6 September 2022 12:13
Generasi Muda Papua Membangun Indonesia Presiden Jokowi resmikan Papua Football Academy Milik Freeport. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari pertama saya bertugas sebagai Staf Khusus Presiden RI di tahun 2021 lalu, kata pertama yang diucapkan oleh Presiden Jokowi kepada saya saat rapat staf khusus di Istana adalah sebagai berikut:

"Mas Billy, saya yakin Indonesia akan maju pesat, karena saya melihat Generasi Muda Papua, sebagai bagian terujung dari Negeri Ini, sudah maju, berkembang dan melakukan banyak sekali inovasi, dan mereka pasti bisa mendorong percepatan negara kita, saya optimis!"

Hal tersebut menjadi angin segar dan rasa optimis bagi saya untuk terus bekerja atas instruksi presiden, untuk percepatan pembangunan Indonesia, khususnya di daerah-daerah terluar Indonesia, berbasis anak muda. Salah satu hal nyata yang dilakukan oleh Presiden, untuk mendorong lebih banyak lagi inovator-inovator muda dari Papua untuk membangun Indonesia adalah dengan mendirikan pusat pelatihan kreatifitas anak muda, yang disebut dengan: Papua Youth Creative Hub.

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, pembangunan pusat pengembangan kreativitas pemuda/pemudi Papua tersebut dilakukan di Provinsi Papua. Pada tanggal 2 Oktober 2021, secara seremoni, pembangunan konstruksi Papua Youth Creative Hub ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)/ Acara groundbreaking juga dihadiri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar.

Presiden Jokowi menyampaikan pembangunan Papua Youth Creative Hub merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Jokowi dengan pemuda-pemudi Papua di Istana Negara pada September 2019 lalu.

Selanjutnya pemerintah pusat mendukung pembangunan pusat kreativitas untuk memberikan porsi ruang yang lebih bagi pemuda/pemudi Papua dan Papua Barat dalam pengembangan teknologi, inovasi maupun produk-produk lokal Papua.

"Banyak bibit unggul dengan talenta yang sangat baik di Papua dan Papua Barat baik di bidang sains, seni budaya, maupun bidang olahraga, dan ini menjadi tugas besar kita semua untuk menyiapkan manajemen talenta yang baik untuk menata, di sinilah nanti peran Papua Youth Creative Hub," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Visi presiden adalah bahwa pusat pelatihan ini, akan melahirkan inovator dari kalangan anak muda asli Papua, untuk bermitra bersama Pemerintah – Pemerintah Daerah, untuk menyelesaikan permasalahan Papua, seperti: Kemiskinan, Ekonomi, Ketimpangan Pembangunan, pendidikan dan Kesehatan.

Beliau percaya pada kekuatan anak muda, untuk mendorong perubahan-perubahan tersebut. Hingga tulisan ini ditulis, telah terdaftar 4.577 anak muda asli Papua, yang telah bergabung menjadi anggota Papua Youth Creative Hub, telah dilatih untuk mendorong percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat. Progress pembangunannya juga telah mencapai diatas 60% dan anak-anak muda Papua berharap agar di akhir tahun ini, Presiden dapat meresmikan gedungnya.

"Jangan hanya bangun infrastruktur nya saja, tapi harus, bahkan lebih penting, kita bangun manusianya" begitu saya mengutip ucapan pak Presiden sebagai ingatan permanen bagi saya dan tularan semangatnya. Beliau lakukan dalam aksi nyatanya yang getol mendorong INPRES NO. 9 Tahun 2020, tentang percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat, yang nafasnya adalah Pembangunan Manusia Papua.

Sederet perubahan signifikan terjadi di Papua, sebut saja akselerasi infrastruktur, pembangunan jembatan Youtefa di Jayapura yang megah, jalan trans Papua yang tersambung begitu cepat, hingga penyelenggaraan PON XX, penyelenggaraan Peparnas 2021. Beliau Percaya: "Papua dan Manusia Papua sudah bisa!"

Ada beberapa program-program percepatan pembangunan lain berbasis anak muda Papua, yang atas perintah presiden kepada saya, sebagai berikut: Pelatihan petani muda Papua dan Papua Barat dalam program Petani milenial bersama Kementerian Pertanian RI, Program pendataan Talenta muda Papua melalui program: Manajemen Talenta Papua, dan Pembangunan pusat-pusat belajar nonformal di berbagai titik-titik di Papua dan Papua Barat, dengan total 96,000 anak muda Papua yang telah dijangkau melalui program-program ini.

Satu hal dari pesan beliau, kepada saya selama 3 tahun ke belakang bekerja membantu beliau: Membangun Papua bukan hanya pekerjaan satu atau dua orang. Kita semua masing-masing memiliki peranan yang sama pentingnya. Caranya jangan pernah berhenti berkarya, lakukan apa saja untuk mendapat pendidikan yang baik dan optimis bahwa bukan hanya: Torang Bisa!. Tetapi juga: Torang Hebat!

[noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini