Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku masih belum bisa beradaptasi dengan software perangkat elektronik (ECU) terbaru dari Magneti Marelli dalam hari pertama uji coba tertutup MotoGP dan World SBK yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol pada hari Rabu (25/11).
Seperti uji coba pascamusim di Valencia dia pekan lalu, Marquez menjajal ECU, ban Michelin dan mesin RC213V terbaru. Menurutnya, ia masih harus menemukan limit ban, namun permasalahan terbesar adalah dirinya tak bisa memahami potensi RCV yang sesungguhnya karena ECU-nya belum konsisten.
"Kami menjalani beberapa lap untuk memahami beberapa hal, dan kami telah menjajal mesin baru yang masih terasa sama seperti di Valencia. Kami masih harus menjalani lebih banyak lap lagi agar ECU bekerja lebih baik, karena sulit memahami karakter mesin kami yang sebenarnya sebelum masalah ini teratasi," ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Marquez pun yakin ia dan para teknisi Honda masih butuh banyak waktu untuk mempelajari ECU tersebut. "ECU ini masih belum konsisten, tapi jelas bahwa ECU ini merupakan kemunduran dari software ECU Honda yang biasa kami gunakan. Tapi kami tahu bahwa ECU ini memang tak akan sama, jadi kami harus terus bekerja keras, terutama soal engine braking dan kontrol traksi," tutupnya.
(kpl/kny)