Peragaan Busana Gaya Jalanan di Surabaya, Digelar di Alun-Alun Tak Ganggu Lalu Lintas

Senin, 8 Agustus 2022 11:00 Reporter : Rizka Nur Laily M
Peragaan Busana Gaya Jalanan di Surabaya, Digelar di Alun-Alun Tak Ganggu Lalu Lintas Peragaan busana Mejeng Nang Suroboyo. ©2022 Merdeka.com/Instagram @aslisuroboyo

Merdeka.com - Beberapa waktu belakangan kemeriahan peragaan busana gaya jalanan yang dipelopori oleh Citayem Fashion Week di Jakarta berdampak ke berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali Kota Surabaya Jawa Timur.

Sejumlah pihak di Kota Pahlawan menggelar peragaan busana dengan mengadopsi penyelenggaraan Citayem Fashion Weeek di kawasan Jalan Tunjungan, salah satu poros kota yang selama ini terkenal ramai, Minggu (31/7/2022).

Akibatnya, aksi para model berlenggak-lenggok di zebra cross serta banyaknya orang yang menyaksikan membuat kawasan Jalan Tunjungan macet. Satpol PP Kota Surabaya pun mengambil tindakan tegas membubarkan peragaan busana di jalan raya tersebut.

2 dari 3 halaman

Mejeng Nang Suroboyo

Merespons fenomena maraknya anak-anak muda yang tertarik dengan peragaan busana gaya jalanan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga pun menginisiasi acara khusus.

Anak-anak muda Kota Pahlawan yang memiliki minat pada bidang industri kreatif mode difasilitasi melalui peragaan busana bertajuk "Mejeng Nang Suroboyo" yang digelar di Alun-alun Suroboyo pada 6 Agustus 2022.

Acara peragaan busana dengan tema gaya jalanan itu digelar atas kerja sama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Surabaya bersama Paguyuban Cak dan Ning Surabaya, Surabaya Creative Network, dan Asli Suroboyo. Secara keseluruhan, peragaan busana itu diikuti oleh 125 peserta.

"Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap anak-anak muda yang punya kreativitas bisa dioptimalkan lebih baik lagi ke depannya," ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, Senin (8/8/2022). 

3 dari 3 halaman

Tak Boleh Ganggu Lalu Lintas

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ASLI SUROBOYO | VISIT SURABAYA (@aslisuroboyo)

 

Wiwiek menjelaskan, jika menurut hasil evaluasi diketahui banyak peminat acara peragaan busana seperti yang digelar di Alun-Alun Kota Surabaya, kemungkinan besar pemkot setempat akan menggelar acara serupa di tempat-tempat lain.

Dia menegaskan, penyelenggaraan acara-acara semacam ini tidak boleh mengganggu ketertiban dan kepentingan umum, seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, selain memfasilitasi anak-anak muda mengekspresikan gaya dalam berpakaian, Pemkot Surabaya juga memantau pelaksanaan kegiatan tersebut.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini