Penyebab Radang Serviks dan Gejalanya yang Patut Diwaspadai, Wanita Wajib Tahu
Merdeka.com - Radang serviks atau servisitis adalah peradangan dan iritasi pada serviks. Servisitis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual yang paling umum seperti klamidia dan gonore. Trikomoniasis dan herpes genital juga dapat menyebabkan servisitis.
Dalam beberapa kasus, radang serviks tidak disebabkan oleh infeksi namun lebih karena karena trauma, sering melakukan douching atau paparan iritasi kimia. Gejala radang serviks bisa mirip dengan vaginitis, dengan keputihan, gatal atau nyeri saat berhubungan.
Radang serviks adalah kondisi yang cukup umum, dengan setengah dari semua wanita dewasa pernah mengalaminya seperti yang dikutip dariclevelandclinic.org. Wanita yang terlibat dalam perilaku seksual berisiko tinggi dan memiliki banyak pasangan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk terkena radang serviks.
Radang serviks bisa menyerang tanpa menunjukkan gejala atau tanda apa pun. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai radang serviks, terutama penyebab radang serviks, gejala dan cara mengatasinya yang perlu diketahui, dilansir darihopkinsmedicine.org dan mayoclinic.org.
Penyebab Radang Serviks
Terdapat banyak penyebab radang serviks atau servisitis. Radang serviks akut biasanya disebabkan oleh infeksi. Sementara radang serviks kronis lebih mungkin terjadi karena penyebab noninfeksi. Infeksi dapat terjadi akibat masuknya bakteri staphylococcus atau streptococcus ke dalam rahim.
Penyakit menular seksual klamidia dan gonore juga merupakan penyebab radang serviks yang signifikasn. Diperkirakan sebanyak 40 persen kasus radang serviks terkait dengan klamidia. Virus herpes simpleks, trikomonas, dan mikoplasma genitalium juga terkadang menjadi penyebab radang serviks.
Berikut beberapa Kemungkinan penyebab radang serviks, yaitu:
Gejala Radang Serviks
Gejala radang serviks adalah beberapa hal di bawah ini, seperti:
Namun, radang serviks seringkali tidak menunjukkan gejala apa pun. Ini adalah salah satu alasan mengapa Anda para wanita harus memiliki janji temu ginekologi secara teratur. Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan jika Anda melihat salah satu gejala di atas dan/atau pernah menderita klamidia atau penyakit menular seksual lain sebelumnya.
Komplikasi Radang Serviks
Serviks bertindak sebagai penghalang untuk mencegah bakteri dan virus memasuki rahim. Ketika serviks terinfeksi, ada peningkatan risiko bahwa infeksi akan menyebar ke rahim.
Radang serviks yang disebabkan oleh gonore atau klamidia dapat menyebar ke lapisan rahim dan saluran tuba, mengakibatkan penyakit radang panggul (PID), infeksi pada organ reproduksi wanita yang dapat menyebabkan masalah kesuburan jika tidak ditangani.
PID dapat menyebabkan infertilitas dan peritonitis, infeksi yang mengancam jiwa. Organisme juga dapat ditularkan ke pasangan seksual yang dapat mengembangkan komplikasi serius. Radang serviks juga dapat meningkatkan risiko tertular HIV dari pasangan seksual yang terinfeksi.
Cara Mengatasi Radang Serviks
Untuk mengurangi risiko radang sendi akibat infeksi menular seksual, Anda perlu menggunakan kondom secara konsisten dan benar setiap kali berhubungan seks. Kondom sangat efektif melawan penyebaran IMS, seperti gonore dan klamidia, yang dapat menyebabkan servisitis.
Berada dalam hubungan jangka panjang di mana Anda dan pasangan yang tidak terinfeksi berkomitmen untuk berhubungan seks satu sama lain secara eksklusif juga dapat menurunkan peluang terkena IMS.
Anda dapat mengurangi risiko terkena radang serviks dengan melakukan langkah-langkah berikut:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya