Ketahui Doa Masuk Kamar Mandi dan Artinya dalam Islam, Perhatikan Adabnya

Senin, 1 Februari 2021 07:40 Reporter : Edelweis Lararenjana
Ketahui Doa Masuk Kamar Mandi dan Artinya dalam Islam, Perhatikan Adabnya Ilustrasi berdoa. ©Pixabay/AveCalvar

Merdeka.com - Berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari telah diatur ketentuannya dalam agama Islam. Termasuk tentang bagaimana tata cara dan adab untuk ke kamar mandi. Sebagian orang mungkin menganggap bahwa hal ini tidaklah terlalu penting dan sepele. Namun ternyata, kaum muslim harus memperhatikan beberapa hal saat akan menuju ke kamar mandi.

Salah satunya adalah dengan membaca doa masuk kamar mandi. Ternyata hal ini telah diatur dan memiliki dampak serta aturannya tersendiri. Hal ini karena sejatinya semua tindakan yang kita lakukan sehari-hari harus diiringi dan diakhiri dengan niat dan doa kepada Allah SWT.

Tujuannya adalah agar segala yang kita laksanakan mendapat kemudahan-kemudahan dan kelancaran dalam prosesnya atas izin yang Maha Kuasa. Berikut ini adalah bacaan doa masuk kamar mandi dan artinya yang perlu diketahui, beserta adab-adab yang harus diperhatikan berkenaan dengan hal tersebut sebagai umat muslim.

2 dari 5 halaman

Bacaan Doa Masuk Kamar Mandi

Berikut ini adalah bacaan doa masuk kamar mandi dalam Islam beserta artinya yang perlu diketahui:

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

Alloohumma Innii a'uudzubika minal khubutsi wal khobaaitsi

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan perempuan."

Saat memasuki kamar mandi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dijalankan. Dikutip dari doaharianislami.com, doa masuk kamar mandi dibacakan saat hendak atau sebelum memasuki kamar mandi.

Saat memasukinya, dianjurkan ntuk mendahulukan kaki kiri dan diikuti dengan kaki kanan. Doa masuk kamar mandi dilafalkan dengan tujuan agar Anda terhindar dari godaan syaitan laki-laki maupun perempuan pada saat Anda berada di dalam kamar mandi.

3 dari 5 halaman

Bacaan Doa Keluar Kamar Mandi

Setelah membaca doa masuk kamar mandi dan menyelesaikan kepentingan di dalam kamar mandi, Anda juga dianjurkan untuk membaca doa saat hendak keluar dari kamar mandi. Doa keluar dari kamar mandi beserta artinya adalah sebagai berikut:

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annil adzaa wa’aafaanii.

Artinya: "Dengan mengharap ampunanMu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan."

Saat hendak keluar dari kamar mandi, sembari membaca doa di atas Anda juga dianjurkan agar menapakkan kaki kanan untuk keluar terlebih dahulu. Hal ini adalah sebagai rasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diperoleh seusai membuang dan membersihkan segala kotoran yang ada di tubuh.

Selain itu doa keluar kamar mandi juga bermaksud agar supaya terbebas dari segala penyakit yang bersarang di dalam kamar mandi karena sebagaimana yang diketahui, kamar mandi adalah sarang dari banyak makhluk tak kasat mata.

4 dari 5 halaman

Landasan Hadist Tentang Doa Masuk Kamar Mandi

Terdapat beberapa hadist yang melandasi anjuran membaca doa masuk kamar mandi sekaligus saat hendak keluar. Yaitu:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , كَانَ إذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ قَالَ : اَللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Artinya: "Anas bin Malik Ra. Menuturkan “jika Rosulullah Saw hendak masuk WC, beliau berdo’a, "Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khabaits.” (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari setan laki- dan setan perempuan." (HR. Bukhari).
5 dari 5 halaman

Adab Saat Berkunjung ke Kamar Mandi

Islam juga mengajarkan umatnya beberapa adab yang berhubungan dengan urusan-urusan di kamar mandi. Mengutip dalamislam.com, ini dia 7 adab ke kamar mandi yang perlu diketahui beserta dalil-dalil yang mendasarinya:

1. Membaca Doa Sebelum Masuk

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa umat muslim dianjurkan untuk membaca doa masuk kamar mandi. Dari Imam al-Tirmidzi dari Sayyidina Ali, dia berkata bahwa Nabi bersabda;

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

Artinya: “Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan “bismillah”.

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau ucapkan: Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan”. (HR. Bukhari no. 142 dan Muslim no. 375).

2. Selalu Dahulukan Kaki Kiri

Saat akan memasuki kamar mandi, dianjurkan bagi Anda umat muslim untuk mendahulukan kaki kiri. Dijelaskan alasannya bahwa karena kamar mandi adalah tempat yang kotor, manusia masuk dalam keadaan kotor, sehingga karena kaki kiri melambangkan kekotoran tersebut maka sebaiknya ia didahulukan. Saat keluar, barulah Anda mendahulukan kaki kanan.

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap  perkara (yang baik-baik).” (HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268).

3. Jangan Berlama-Lama

Salah satu hal yang seringkali tak disadari dan dilakukan oleh banyak umat muslim adalah, berlama-lama di dalam kamar mandi. Dala Islam, kamar mandi sering diasosiasikan sebagai tempat syaitan. Sehingga sebaiknya Anda menyelesaikan kepentingan di dalam kamar mandi dengan segera. 

Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya toilet ini dihadiri setan. (HR. Ahmad 19807, Abu Daud 6, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

4. Jangan Menghadap atau Membelakangi Arah Kiblat

Susunan toilet atau jamban sebaiknya diletakkan dengan posisi yang berlawanan arah dengan arah kiblat. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« إِذَا أَتَيْتُمُ الْغَائِطَ فَلاَ تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلاَ تَسْتَدْبِرُوهَا ، وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا » . قَالَ أَبُو أَيُّوبَ فَقَدِمْنَا الشَّأْمَ فَوَجَدْنَا مَرَاحِيضَ بُنِيَتْ قِبَلَ الْقِبْلَةِ ، فَنَنْحَرِفُ وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ تَعَالَى

Artinya: “Jika kalian mendatangi jamban, maka janganlah kalian menghadap kiblat dan membelakanginya. Akan tetapi, hadaplah ke arah timur atau barat.” Abu Ayyub mengatakan, “Dulu kami pernah tinggal di Syam. Kami mendapati jamban kami dibangun menghadap ke arah kiblat. Kami pun mengubah arah tempat tersebut dan kami memohon ampun pada AllahTa’ala.” (HR. Bukhari no. 394 dan Muslim no. 264).

5. Tidak Melakukan Istinja dengan Tangan Kanan

Telah dianjurkan dalam agama Islam agar seluruh umatnya melakukan istinja dengan tangan kiri. Tangan kanan adalah tangan yang dianjurkan digunakan untuk makan, menulis, dan kegiatan-kegiatan dasar lainnya. Dari Abu Qotadah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَتَنَفَّسْ فِى الإِنَاءِ ، وَإِذَا أَتَى الْخَلاَءَ فَلاَ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ ، وَلاَ يَتَمَسَّحْ بِيَمِينِهِ

Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian minum, janganlah ia bernafas di dalam bejana. Jika ia buang hajat, janganlah ia memegang kemaluan dengan tangan kanannya. Janganlah pula ia beristinja’ dengan tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 153 dan Muslim no. 267).

6. Tidak Bersuara

Saat berada di dalam kamar mandi, sebaiknya Anda tidak bersuara terlebih lagi menyanyi. Bahkan dianjurkan untuk tidak menjawab salam saat Anda masih atau sedang berada di dalam kamar mandi. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata:

أَنَّ رَجُلاً مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَبُولُ فَسَلَّمَ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ.

Artinya: “Ada seseorang yang melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang kencing. Ketika itu, orang tersebut mengucapkan salam, namun beliau tidak membalasnya.” (HR. Muslim no. 370).

7. Membaca Doa Saat Keluar

Sama halnya saat Anda membaca doa masuk kamar mandi, saat keluar pun Anda dianjurkan untuk membaca doa. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الْغَائِطِ قَالَ « غُفْرَانَكَ ».

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa setelah beliau keluar kamar mandi beliau ucapkan “ghufronaka” (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu).” (HR. Abu Daud no. 30, At Tirmidzi no. 7, Ibnu Majah no. 300, Ad Darimi no. 680).

Seperti itulah bacaan-bacaan doa masuk kamar mandi dan doa keluar kamar mandi serta artinya, yang juga lengkap dengan penjelasan dalil-dalilnya. Umat muslim hendaknya mengamalkan bacaan doa masuk kamar mandi serta menerapkan adab-adab lain yang mengikutinya sesuai dengan syariat Islam.

[edl]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kumpulan Doa Doa
  3. Ragam
  4. Jatim
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini