Jadi Malioboro Versi Surabaya, Begini Kemeriahan Jalan Tunjungan di Malam Hari
Merdeka.com - Kawasan wisata Tunjungan di Kota Surabaya diresmikan pada Senin (22/11/2021). Peresmian itu dibersamai dengan program-program baru yang memikat wisatawan.
Sejumlah fasilitas di kawasan wisata Tunjungan yakni kawasan cagar budaya atau heritage, pusat oleh-oleh Siola, stan kuliner UMKM, kampung budaya Ketandan, tempat-tempat nongkrong, dan sejumlah spot foto instagramable.
Menariknya, kini setiap malam hari dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, ada juga pertunjukan seni, musisi jalanan, musik patrol, musik gamelan, dan berbagai aksi kreativitas komunitas-komunitas.
Malioboro Versi Surabaya
View this post on InstagramKawasan wisata yang dinamai Tunjungan Romansa itu disebut-sebut sebagai Maliboro versi Surabaya.
“Mulai malam ini Tunjungan Romansa (Malioboro versi Suroboyo) bisa kalian nikmati setiap hari lho Rek! Tiap pukul 18.00-21.00 di sepanjang jalan Tunjungan,” tulis akun Instagram @lovesuroboyo, Senin.
Tunjungan Romansa memanfaatkan trotoar jalan, sehingga lalu lintas Jalan Tunjungan tetap beroperasi seperti biasanya.
Pedagang Tak Dipungut Biaya
Sementara itu, para pedagangan UMKM yang membuka stan di kawasan wisata Tunjungan Romansa masih terbatas pada UMKM binaan Pemerintah Kota Surabaya.
Apabila ada pedagang yang ingin berjualan di kawasan wisata Tunjungan Romansa, bisa mencari informasi di Mall Administrasi SIOLA.
“Stand kuliner UMKM yang saat ini ada di Tunjungan sementara diperuntukkan bagi UMKM Binaan pemkot, nantinya diatur jadwal jualannya. Silakan untuk lebih detailnnya bisa berkoordinasi langsung ke SIOLA lantai 2 bagian Dinas Perdagangan. Tidak dipungut biaya apapun kepada UMKM Surabaya yang berjualan,” lanjut @lovesuroboyo.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya