Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahaya Paraben dalam Produk Perawatan Kulit, Penting Diketahui

Bahaya Paraben dalam Produk Perawatan Kulit, Penting Diketahui Ilustrasi skincare. ©Pixabay

Merdeka.com - Belakangan ini, bahaya paraben sedang marak diperbincangkan di kalangan para penggemar produk perawatan kulit. Menurut penelitian, paraben ditengarai berbahaya karena dapat mengganggu hormon dalam tubuh, membahayakan kesuburan dan organ reproduksi, memengaruhi hasil kelahiran, dan meningkatkan risiko kanker.

Paraben sendiri adalah kelompok bahan kimia yang banyak digunakan sebagai pengawet buatan dalam produk kosmetik dan perawatan tubuh sejak tahun 1920-an. Karena kosmetik mengandung bahan yang dapat terurai, bahan kimia ini ditambahkan untuk mencegah dan mengurangi pertumbuhan bakteri dan jamur berbahaya, sehingga meningkatkan masa simpan produk.

Paraben digunakan dalam berbagai macam produk perawatan tubuh, terutama yang memiliki kandungan air tinggi seperti sampo dan kondisioner, yang oleh sebagian orang digunakan hampir setiap hari. Pelembap, pembersih wajah dan kulit, tabir surya, deodoran, gel cukur, pasta gigi, riasan, dan banyak produk lainnya mengandung paraben.

Bahan ini diserap ke dalam tubuh melalui kulit, dimetabolisme, dan diekskresikan dalam urine dan empedu. Namun, penggunaan sehari-hari suatu produk atau beberapa produk yang mengandung paraben bisa menghasilkan paparan langsung dan terus menerus yang membahayakan tubuh.

Berikut ulasan selengkapnya mengenai bahaya paraben dalam produk perawatan tubuh yang penting untuk diketahui.

Mengenal Apa Itu Paraben

Parahidroksibenzoat atau paraben adalah bahan kimia buatan manusia yang berguna untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Bahan ini biasa digunakan untuk mengawetkan kosmetik, obat-obatan, makanan, minuman, dan barang-barang perawatan pribadi agar dapat bertahan lebih lama.

Paraben bukanlah bahan yang asing dalam industri kosmetik dan perawatan kulit. Menurut American Chemical Society, sebagian besar paraben terdapat dalam 85% produk kesehatan, kecantikan, dan perawatan pribadi. Mereka umumnya terdaftar di bawah metil-, etil-, propil-, isopropil-, butil-, atau isobutil paraben.

Penggunaan paraben belakangan menjadi cukup kontroversial setelah ditemukannya bahan kimia ini pada sel-sel pasien kanker payudara. Penelitian awal menunjukkan bahwa paraben memengaruhi fungsi hormon. Paraben juga dapat menyebabkan perubahan kolesterol, gula darah, tiroid, dan fungsi kekebalan tubuh. Risiko alergi, obesitas, dan infertilitas juga dikaitkan dengan penggunaan paraben.

Bahaya Paraben dalam Produk Perawatan Tubuh

Food and Drug Administration (FDA) AS dan Cosmetic Ingredient Review (CIR) adalah lembaga yang menguji bahan dalam makanan dan kosmetik untuk memastikan keamanannya.

FDA menyatakan bahwa penggunaan metil dan propilparaben hingga 0,1% aman untuk makanan dan minuman dikutip dari Food and Chemical Toxicology Journal.

Sementara, kosmetik biasanya mengandung antara 0,01% dan 0,3% paraben. Menurut CIR, senyawa ini aman dalam dosis hingga 25%.

Meski demikian, ada juga penelitian lain dalam Journal of Cellular and Molecular Medicine yang menyatakan bahwa paraben adalah bahan kimia pengganggu endokrin (EDC) yang menyebabkan masalah pada sistem endokrin.

EDC menempel pada sel-sel dalam tubuh, yang mengakibatkan pemblokiran atau pelemahan komunikasi sel hormon.

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Bahaya Penggunaan Asbes bagi Kesehatan, Sebabkan Gangguan pada Paru-Paru
Bahaya Penggunaan Asbes bagi Kesehatan, Sebabkan Gangguan pada Paru-Paru

Di balik keunggulannya, asbes memiliki bahaya yang perlu diwaspadai karena pengaruhnya yang dapat menyerang organ dalam.

Baca Selengkapnya
Bahaya Kandungan Merkuri dalam Produk Kecantikan, Ini Penjelasannya
Bahaya Kandungan Merkuri dalam Produk Kecantikan, Ini Penjelasannya

Merkuri adalah bahan berbahaya yang sebaiknya dijauhkan dari tubuh.

Baca Selengkapnya
10 Produk Bedak untuk Wanita di Atas 50 Tahun, Ini Rekomendasinya
10 Produk Bedak untuk Wanita di Atas 50 Tahun, Ini Rekomendasinya

Masalah kulit akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Maka dari itu, gunakan bedak yang tepat, berikut rekomendasinya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tips Perawatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga yang Penting Dilakukan
Tips Perawatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga yang Penting Dilakukan

Sebelum dan sesudah berolahraga, kulit membutuhkan perawatan yang tepat.

Baca Selengkapnya
Tidak Boleh Sembarangan, Ini 8 Bahaya Memencet Jerawat
Tidak Boleh Sembarangan, Ini 8 Bahaya Memencet Jerawat

Memencet jerawat merupakan hal yang haram dilakukan karena bisa menimbulkan berbagai masalah kulit.

Baca Selengkapnya
Cara Memilih Bedak Tabur Sesuai dengan Jenis Kulit, Menurut Para Ahli
Cara Memilih Bedak Tabur Sesuai dengan Jenis Kulit, Menurut Para Ahli

Penggunaan bedak tabur dapat melengkapi hasil riasan menjadi lebih sempurna.

Baca Selengkapnya
Tips Cegah Munculnya Uban Cukup Pakai 1 Bahan Masak
Tips Cegah Munculnya Uban Cukup Pakai 1 Bahan Masak

Uban bisa dihambat pertumbuhannya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di dapur. Begini penjelasannya.

Baca Selengkapnya
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami, 15 Bahan Ini Ampuh Hilangkan Jerawat dalam Semalam
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami, 15 Bahan Ini Ampuh Hilangkan Jerawat dalam Semalam

Jerawat bukan hanya masalah kulit, tetapi juga masalah percaya diri. Ternyata, ada banyak cara alami untuk mengatasi bekas jerawat dengan bahan alami.

Baca Selengkapnya
Cara Masak Beras Pera Jadi Lembut Pulen Hanya dengan 3 Bumbu Dapur
Cara Masak Beras Pera Jadi Lembut Pulen Hanya dengan 3 Bumbu Dapur

Ketika dimasak dengan hanya tiga bahan dapur, beras yang awalnya keras dapat bermetamorfosis menjadi lembut. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Baca Selengkapnya