Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Bacaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah, Ini Perbedaannya dengan NU
<b>Bacaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah, Ini Perbedaannya dengan NU</b>

Bacaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah, Ini Perbedaannya dengan NU

Pahami perbedaan bacaan tasyahud akhir antara Muhammadiyah dan NU, jangan sampai salah.

Bacaan <a class=tasyahud akhir Muhammadiyah ini perlu diketahui. Salat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang baligh (dewasa) dan mukallaf (berakal). Ibadah salat dilakukan sebagai bentuk penghambaan dan ketaatan kepada Allah. Salat memiliki peran penting dalam kehidupan seorang Muslim, dan pelaksanaannya telah diatur secara rinci oleh ajaran Islam." loading="lazy">

Bacaan tasyahud akhir Muhammadiyah ini perlu diketahui. Salat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang baligh (dewasa) dan mukallaf (berakal). Ibadah salat dilakukan sebagai bentuk penghambaan dan ketaatan kepada Allah. Salat memiliki peran penting dalam kehidupan seorang Muslim, dan pelaksanaannya telah diatur secara rinci oleh ajaran Islam.

Salat memiliki bacaan-bacaan yang harus dilafalkan saat sedang mengerjakannya. Di antaranya adalah bacaan tasyahud akhir biasanya diucapkan dalam duduk tahiyat akhir, sebelum melanjutkan untuk memberikan salam.

Tasyahud akhir merupakan momen penting di akhir setiap unit salat dan menegaskan keyakinan seorang Muslim terhadap dasar-dasar iman dalam agama Islam.

Dalam tasyahud akhir, seorang Muslim mengungkapkan kesaksian atas keesaan Allah dan kenabian Muhammad sebagai utusan-Nya. Ungkapan ini mencerminkan pokok-pokok ajaran tauhid (keyakinan kepada keesaan Allah) dan risalah (utusan) dalam Islam.

Di Indonesia, umum diketahui bahwa terdapat dua aliran organisasi Islam besar. Salah satunya adalah Muhammadiyah, yang memiliki kebijakannya sendiri dalam beribadah. Kebijakan bacaan sholat Muhammadiyah didasarkan pada sumber-sumber yang terdapat dalam Al-Quran dan Hadis, serta berpedoman pada Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah.

Bacaan sholat Muhammadiyah memiliki beberapa ciri khas, antara lain:

  • Bacaan sholat Muhammadiyah tidak mengandung bacaan tambahan, seperti membaca basmalah sebelum surat Al-Fatihah, membaca qunut pada sholat subuh, dan membaca doa setelah tasyahud akhir.

  • Bacaan sholat Muhammadiyah mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam gerakan sholat, seperti mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan telinga ketika ruku dan sujud, dan meletakkan kedua tangan di atas paha ketika duduk di antara dua sujud.

  • Bacaan sholat Muhammadiyah sesuai dengan jumlah rakaat yang ditetapkan oleh Rasulullah SAW dalam sholat sunnah, seperti sholat tarawih 11 rakaat atau lebih sedikit, dan sholat witir 1 rakaat atau 3 rakaat tanpa salam di antaranya.

Adapun artikel ini akan membahas secara rinci mengenai bacaan tasyahud akhir Muhammadiyah dan menilik perbedaannya dengan bacaan tasyahud akhir di NU.

<b>Mengenal Apa Itu Tasyahud Akhir</b>

Mengenal Apa Itu Tasyahud Akhir

Tasyahud akhir adalah bagian dari salat dalam agama Islam yang melibatkan pengakuan dan penyataan keyakinan seorang Muslim terhadap ajaran-ajaran dasar Islam. Tasyahud akhir biasanya dilakukan di tahap akhir salat, sebelum salam (salam penutup).

Tasyahud akhir yang dikenal juga sebagai tahiyat akhir menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bagian dari doa dalam salat yang ditujukan untuk menghormati Allah SWT. Bacaan tahiyat juga mencakup doa untuk Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, serta doa untuk hamba Allah yang saleh.

Dalam tahiyat akhir Muhammadiyah dan NU, umat Islam mengucapkan segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan kepada Allah.

<b>Bacaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah</b>

Bacaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah

Bacaan tasyahud akhir Muhammadiyah berbunyi;

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Artinya:

"Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan kebahagiaan-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya)." (HR. Muslim No. 403).

"Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, semoga berkah tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia)." (HR. Bukhari No. 4797 dan Muslim No. 406, dari Ka'ab bin 'Ujroh).

Setelah membaca tasyahud akhir Muhammadiyah, umat Islam hendaknya melanjutkan dengan melafalkan doa berikut ini sebelum salam. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُدِ الْآخِرِ فَلْيَتَعَوَّذُ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Artinya:

"Jika salah seorang di antara kalian selesai tasyahud akhir (sebelum salam), mintalah perlindungan pada Allah dari empat hal: (1) siksa neraka jahannam, (2) siksa kubur, (4) penyimpangan ketika hidup dan mati, (5) kejelekan Al Masih Ad Dajjal." (HR. Muslim No. 588).

Doa yang diajarkan oleh Nabi SAW disebutkan dalam riwayat lain, berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Artinya:

“Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup dan mati, dan kejelekan Al Masih Ad Dajjal." (HR. Muslim No. 588).

<b>Perbedaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah dengan NU</b>

Perbedaan Tasyahud Akhir Muhammadiyah dengan NU

Tasyahud akhir adalah salah satu bacaan dalam salat, namun terdapat perbedaan pelafalan antara Muhammadiyah dan NU. Berikut adalah bacaan tasyahud akhir Muhammadiyah:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Sementara itu, bacaan tasyahud versi NU adalah:

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Perbedaan terletak pada frasa awal bacaan. Muhammadiyah memulainya dengan

"التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ "

Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu lillah 

Artinya: Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah.

 "اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ".

Allahumma sholli alaa sayyidinaa muhammad


Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada nabi kita Muhammad."

Meskipun perbedaan ini kecil dalam kata-kata, namun memiliki makna yang mirip.

Bagi Muhammadiyah, lebih menekankan pada segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan yang ditujukan kepada Allah, sedangkan NU langsung memulai dengan meminta shalawat kepada Nabi Muhammad.

Selain itu, tasyahud akhir Muhammadiyah ditambah dengan doa memohon perlindungan dari siksa di akhirat. Ini yang membedakan tahiyat akhir Muhammadiyah dengan NU.

Bacaan Sholat Muhammadiyah Lengkap Arab Latin, Hafalkan Segera
Bacaan Sholat Muhammadiyah Lengkap Arab Latin, Hafalkan Segera

Bacaan shalat Muhammadiyah menonjolkan kesederhanaan, ketundukan, dan kekhusyukan sebagai elemen-elemen utama dalam beribadah.

Baca Selengkapnya icon-hand
Bacaan Tahiyat Akhir, Lengkap dengan Artinya
Bacaan Tahiyat Akhir, Lengkap dengan Artinya

Bacaan Tahiyat Akhir (atau tashahhud) merupakan bagian penting dalam salat bagi umat Muslim.

Baca Selengkapnya icon-hand
Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadan & Sunnah Lainnya, Ketahui Kapan Waktu Membacanya
Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadan & Sunnah Lainnya, Ketahui Kapan Waktu Membacanya

Berikut bacaan doa berbuka puasa Ramadan dan puasa sunnah lainnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bacaan Tasbih dan Keutamaannya, Perlu Diamalkan
Bacaan Tasbih dan Keutamaannya, Perlu Diamalkan

Tasbih memiliki arti menyucikan Allah SWT dari segala keburukan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tata Cara Sholat Tasbih Nisfu Syaban, Niat, dan Keutamaannya
Tata Cara Sholat Tasbih Nisfu Syaban, Niat, dan Keutamaannya

Sholat tasbih dilakukan untuk mendapat pengampunan dari Allah SWT.

Baca Selengkapnya icon-hand
Doa setelah Sholat Tahajud Lengkap, Ketahui Pula Keutamaannya
Doa setelah Sholat Tahajud Lengkap, Ketahui Pula Keutamaannya

Doa setelah sholat tahajud dilafalkan untuk melengkapi ibadah sunnah yang satu ini.

Baca Selengkapnya icon-hand
Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Lengkap Arab Latin dan Artinya
Bacaan Doa Iftitah Muhammadiyah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Doa Iftitah Muhammadiyah dibacakan setelah takbiratul ihram awal yang menandai dimulainya salat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Bacaan Doa Iftitah Pendek Arab Latin, Berikut Keutamaannya
Bacaan Doa Iftitah Pendek Arab Latin, Berikut Keutamaannya

Doa iftitah ternyata beragam, ada yang panjang maupun pendek. Keragaman ini sudah biasa ada dalam fiqih salat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Bacaan Doa Sholat Istikhoroh Beserta Waktu Mustajabnya, Umat Islam Harus Tahu
Bacaan Doa Sholat Istikhoroh Beserta Waktu Mustajabnya, Umat Islam Harus Tahu

Berikut bacaan doa sholat istikhoroh beserta waktu mustajabnya yang perlu diketahui.

Baca Selengkapnya icon-hand

Baca Juga