Arti Amanah Menurut Ajaran Islam, Salah Satu Sifat Terpuji Rasul

Kamis, 18 Agustus 2022 13:13 Reporter : Edelweis Lararenjana
Arti Amanah Menurut Ajaran Islam, Salah Satu Sifat Terpuji Rasul Ilustrasi kitab atau buku. ©2022 Merdeka.com/Ilustrasi kitab atau buku

Merdeka.com - Arti amanah dalam ajaran agama Islam adalah dapat dipercaya. Amanah merupakan sifat yang wajib ada dalam diri seorang rasul. Karena sebagai seorang rasul yang menerima wahyu langsung dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umat manusia, mereka haruslah memiliki sifat-sifat teladan dan terpercaya.

Amanah termasuk dalam 4 sifat wajib rasul, yakni sidiq, amanah, fatanah, dan tablig. Arti siddiq adalah jujur, arti amanah adalah dapat dipercaya, arti fatanah adalah cerdas, dan arti tablig adalah menyampaikan. Keempat sifat ini wajib dimiliki oleh para rasul.

Sebagai sebuah sifat terpuji yang sangat diutamakan dalam Islam, Anda harus memiliki dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena, meneladani dan menerapkan sifat amanah dapat membawa banyak keberkahan dalam setiap urusan duniawi, sekaligus menonjolkan kualitas diri sebagai muslim sejati.

Berikut informasi selengkapnya mengenai arti amanah yang merupakan sifat terpuji seorang rasul, yang penting untuk diketahui.

2 dari 3 halaman

Arti Amanah dalam Ajaran Islam

Arti amanah adalah dapat dipercaya, seperti yang telah disebutkan di atas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), terdapat dua arti amanah yakni sebagai kata benda dan kata sifat.

Sebagai kata benda atau nomina, arti amanah adalah sesuatu yang dipercayakan (dititipkan) kepada orang lain. Sementara itu, sebagai kata sifat atau adjektiva, arti amanah adalah dapat dipercaya (boleh dipercaya).

Ibrahim Mustafa dalam buku Ensiklopedi Al-Qur’an Kajian Kosakata yang ditulis Muhammad Quraish Shihab menjelaskan arti amanah adalah pelunasan dan titipan. Di dalam bahasa Indonesia amanah artinya dipercayakan (dititipkan), melansir liputan6.com.

Amanah adalah sifat yang wajib dimiliki oleh rasul dalam melaksanakan tugas-tugasnya menyampaikan kebenaran dari Allah SWT. Sebagai contoh, saat kaum nabi Nuh AS mendustakan Allah, Allah pun berfirman untuk menegaskan bahwa Nuh AS merupakan orang yang terpercaya melalui QS. Asy-Syu'ara ayat 106-107:

"Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, 'Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu."

Jika arti amanah adalah dapat dipercaya, maka lawannya adalah khianat. Khianat merupakan sifat yang mustahil dimiliki oleh seorang rasul, yang berarti ingkar janji. Rasul tentunya tak mungkin berkhianat pada perintah Allah SWT. Hal tersebut juga terdapat dalam firman Allah berikut ini:

"Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru; Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Quran itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS. An-Najm: 2-4).

3 dari 3 halaman

Sifat Terpuji Rasul Selain Amanah

Saat membahas arti amanah menurut ajaran Islam, tak lengkap rasanya jika tak membicarakan juga tentang sifat-sifat rasul yang lainnya. Hal ini karena amanah adalah salah satu sifat teladan dan penting dari seorang rasul Allah, begitu pula dengan 3 sifat lainnya.

Keempat sifat ini bekerja dengan saling berkesinambungan untuk membantu seluruh umat manusia dalam memahami dan menjalankan perintah Allah SWT. Berikut sifat terpuji rasul tersebut;

1. Siddiq

Arti siddiq adalah jujur. Seorang rasul tentunya tidak akan pernah berbohong kepada siapa pun. Bahkan, kejujuran Nabi Muhammad SAW tak hanya terkenal di kalangan sahabat, tapi juga para musuhnya.

Hal tersebut sesuai hadis yang diriwayatkan Ali RA bahwa Abu Jahal pernah berkata kepada Rasulullah SAW: "Kami tidak menganggap engkau dusta, tapi menganggap dusta ajaran yang engkau bawa."

2. Fatanah

Fatanah adalah sifat wajib rasul yang kedua. Arti fatanah adalah cerdas. Seorang rasul adalah manusia pilihan yang memiliki kecerdasan tinggi. Hal ini tentunya sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dari Allah SWT.

Rasulullah SAW menyampaikan ribuan ayat Al-Quran, menjelaskan dalam puluhan ribu hadis, menjelaskan firman-firman Allah, sehingga dituntut memiliki kemampuan berdebat dengan orang kafir dengan cara sebaik mungkin.

Oleh karena itu, wajar saja jika Rasulullah SAW memiliki banyak peran semasa hidupnya. Beliau berperan sebagai tokoh Islam, pemimpin, pebisnis, panglima perang, hingga politisi.

3. Tablig

Sifat wajib rasul yang lainnya adalah tablig. Arti tablig adalah menyampaikan. Rasul bertugas untuk menyampaikan perintah dan larangan Allah SWT. Tak ada sesuatu yang disembunyikan, karena segalanya disampaikan kepada umat.

Terdapat sebuah riwayat yang diceritakan Ali bin Abi Talib ketika ditanya tentang wahyu yang tak ada dalam Al-Quran. Ali menegaskan ayat dalam Al-Quran berikut ini:

"Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir." (QS. Al-Maidah: 67)

Ali juga menegaskan dengan berkata: "Demi Zat yang membelah biji dan melepas napas, tiada yang disembunyikan kecuali pemahaman seseorang terhadap Al-Qur’an."

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini