4 Fakta Jendi Pangabean, Atlet Renang Indonesia di Paralimpiade 2020
Merdeka.com - Setelah Olimpiade, Kota Tokyo di Jepang kini tengah menjadi tuan rumah ajang Paralimpiade 2020. Bagi yang belum tahu, Paralimpiade merupakan ajang olahraga bergengsi dunia untuk para atletyang merasakan cacat fisik, mental, dan sensoral.
Pada ajang Paralimpiade kali ini, Indonesia mengirim 23 atlet dari 7 cabang olahraga. Salah satunya adalah cabang olahraga renang. Salah satu perenang yang wakili Indonesia di Paralimpiade adalah Jendi Pangabean.
Meski kehilangan kaki kirinya, namun Jendi tak kehilangan semangatnya. Ia dapat bangkit lagi dari keterpurukannya dan bahkan kini menjadi atlet tingkat dunia.
Penasaran dengan sosok Jendi Pangabean? Berikut sederet fakta Jendi Pangabean, atlet renang yang berpeluang dapat medali emas di Paralimpiade 2020.
Kehilangan Kaki di Usia 12 Tahun

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Jendi Pangabean tak hidup dengan satu kaki sejak ia lahir. Ia lahir dengan fisik yang sempurna, hingga pada usia 12 tahun ia mengalami kecelakaan lalu lintas yang dahsyat. Kecelakaan itu pun membuat kakinya terluka parah hingga harus diamputasi.
Punya Semangat Tinggi

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Meski harus kehilangan kaki kirinya, semangat Jendi tak ikut hilang. Usai kakinya diamputasi, ia bahkan tetap bersekolah seperti biasa, bak tak terjadi apa-apa.
Selain itu, ia juga menolak diperlakukan berbeda dari orang biasa. Ia bahkan mengikuti klub renang dan tetap melahap berbagai program latihan untuk perenang normal.
Titik Balik

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Telah mulai menyukai renang sejak tahun 2009, titik balik hidupnya pun terjadi pada 2012. Saat itu, ia diminta untuk bergabung dalam skuad tim nasional renang bagi para atlet difabel. Sejak saat itu, ia pun berlatih lebih keras dan bertanding di tingkat dunia.
Berprestasi

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Usaha tak pernah mengkhianati hasil, kalimat itu mungkin sangat cocok dengan segala yang dilakukan Jendi. Sempat gagal meraih medali di Asian Para Games 2013 & 2014, Jendi akhirnya sukses di Asian Para Games 2017.
Saat itu ia bahkan sukses membawa pulang 5 medali emas. Lalu pasa Kejuaraan Dunia yang digelar tahun 2018, Jendi juga sukses mempersembahkan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Wah keren dan inspiratif sekali ya!
(mdk/asr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya