Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Gejala Hamil Muda yang Perlu Diketahui, Deteksi Sejak Dini

10 Gejala Hamil Muda yang Perlu Diketahui, Deteksi Sejak Dini Ilustrasi ibu hamil. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/violetblue

Merdeka.com - Setiap wanita itu berbeda. Begitu juga dengan pengalaman kehamilan yang dialami oleh masing-masing di antaranya. Tidak setiap wanita memiliki gejala hamil muda yang sama. Bahkan dari satu kehamilan ke kehamilan berikutnya pun, seorang wanita dapat memiliki gejala yang tidak sama.

Selain itu, karena gejala awal kehamilan sering kali mirip dengan gejala yang mungkin Anda alami sebelum dan selama menstruasi, banyak wanita mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sebenarnya sedang hamil.

Berikut ini adalah uraian mengenai beberapa gejala awal kehamilan atau gejala hamil muda yang paling umum terjadi dan perlu Anda ketahui. Namun, perlu diingat juga bahwa gejala hamil muda tersebut bisa saja disebabkan oleh hal-hal lain selain hamil.

Jadi, fakta bahwa Anda mengalami beberapa gejala ini tidak selalu berarti bahwa Anda sedang hamil. Satu-satunya cara untuk memastikannya dengan akurat adalah dengan tes kehamilan. Melansir darimy.clevelandclinic.org, ini dia 10 gejala hamil muda yang bisa Anda deteksi.

Cara Mengetahui Kehamilan

Kehamilan merupakan pengalaman yang berbeda bagi setiap wanita. Beberapa wanita mungkin merasakan bahwa dirinya sedang hamil hanya pada beberapa hari pertama kehamilannya. Namun, beberapa yang lain tidak memperhatikan atau merasakan gejala apa pun sampai periode menstruasi telah terlewat. Ada juga beberapa wanita yang tidak tahu bahwa mereka hamil sampai berbulan-bulan setelah terjadinya pembuahan.

Cara paling jelas untuk mengetahui apakah Anda hamil adalah dengan melakukan tes kehamilan. Saat Anda melakukan tes kehamilan, alat tes tersebut mengukur hormon yang disebut human chorionic gonadotrophin (hCG). Hormon ini mulai terbentuk di tubuh Anda sejak saat pembuahan dan akan berkembang biak dengan cepat di awal kehamilan.

Dibutuhkan beberapa waktu bagi tubuh Anda untuk membangun cukup hCG agar terdeteksi pada tes kehamilan. Biasanya, diperlukan waktu sekitar tiga hingga empat minggu dari hari pertama haid terakhir sebelum ada cukup hCG di tubuh Anda untuk mendapatkan hasil tes kehamilan positif.

Ada beberapa gejala hamil muda yang bisa Anda alami. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang akan mengalami semua gejala ini. Gejala hamil muda bisa sangat bervariasi antar wanita. Penting untuk tidak membandingkan kehamilan Anda dengan kehamilan orang lain. Berikut ini 10 gejala hamil muda:

1. Periode Menstruasi Terlewat

Gejala hamil muda yang pertama adalah periode menstruasi yang terlewat atau terhenti. Ini adalah tanda hamil muda yang paling umum dan jelas. Begitu pembuahan terjadi, tubuh akan menghasilkan hormon yang menghentikan ovulasi dan pelepasan lapisan rahim.

Ini berarti, siklus menstruasi Anda telah berhenti dan Anda tidak akan mengalami menstruasi lagi sampai bayi lahir. Namun, terhentinya menstruasi tidak selalu merupakan tanda kehamilan. Anda juga bisa melewatkan menstruasi karena stres, olahraga berlebihan, diet, ketidakseimbangan hormon, dan faktor lain yang mungkin menyebabkan menstruasi tidak teratur.

2. Sering Buang Air Kecil

Gejala hamil muda yang kedua adalah sering buang air kecil. Gejala ini terjadi karena Anda memiliki lebih banyak darah daripada sebelumnya. Selama kehamilan, suplai darah dalam tubuh akan meningkat. Ginjal akan menyaring darah dan membuang limbah ekstra. Limbah ini lantas meninggalkan tubuh Anda dalam bentuk urin. Semakin banyak darah di dalam tubuh, semakin sering frekuensi Anda harus buang air kecil.

3. Kelelahan

Gejala hamil muda yang ketiga adalah kelelahan. Banyak wanita merasa sangat lelah di awal-awal masa kehamilannya. Gejala hamil muda yang satu ini terjadi karena tingginya kadar hormon progesteron. Sama halnya dengan gejala hamil muda lainnya, kelelahan cenderung membaik pada trimester kedua. Namun, rasa lelah akan kembali pada trimester ketiga bagi banyak wanita.

4. Morning Sickness

Gejala hamil muda yang ke empat adalah morning sickness. Terlepas dari namanya, gejala hamil muda yang satu ini bisa terjadi kapan saja, siang atau malam. Mual terjadi sejak dua minggu setelah kehamilan atau beberapa bulan setelah pembuahan.

Tidak semua wanita mengalami mual dan ada berbagai tingkatan mual yang dirasakan. Anda bisa mengalami mual tanpa muntah. Sekitar setengah dari wanita hamil mengalami muntah. Meskipun mual selama kehamilan cukup normal, ini bisa menjadi masalah jika Anda mengalami dehidrasi.

Wanita yang tidak dapat menahan makanan dan cairan karena mual yang ekstrim dapat mengalami kondisi yang disebut hiperemesis gravidarum. Untuk itu, segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika Anda mengalami mual dan dehidrasi yang ekstrem.

5. Payudara Sakit dan Membesar

Gejala hamil muda yang kelima adalah pembesaran payudara yang disertai dengan rasa sakit. Saat hamil, payudara Anda menjadi lembut dan sakit saat disentuh. Rasa sakitnya mungkin mirip dengan yang dirasakan payudara sebelum menstruasi. Puting payudara juga akan menggelap dan membesar.

Namun tak perlu khawatir, rasa sakit ini hanya bersifat sementara dan memudar setelah tubuh Anda terbiasa dengan peningkatan hormon. Anda mungkin juga akan mendapati bahwa payudara Anda membesar dari biasanya selama masa kehamilan ini.

6. Pendarahan Implantasi

Gejala hamil muda yang ke enam adalah terjadinya bercak atau pendarahan implantasi. Meskipun tampak seperti pertanda buruk, pendarahan ringan (bercak) bisa menjadi tanda bahwa embrio Anda telah tertanam di lapisan rahim. Implantasi dilakukan beberapa hari setelah pembuahan.

Pendarahan implantasi akan terlihat seperti tetesan kecil darah atau keluarnya cairan berwarna kecoklatan dari vagina. Ini dapat dimulai sekitar waktu menstruasi reguler Anda dan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Bercak dapat menyebabkan beberapa wanita mengira mereka baru saja haid dan tidak hamil.

7. Mengidam Makanan Tertentu

Gejala hamil muda yang ketujuh adalah mengidam jenis makanan tertentu. Mengidam makanan, kelaparan yang terus-menerus, dan keengganan untuk makan adalah hal yang biasa dialami pada saat awal kehamilan.

Beberapa wanita akan mulai mendambakan jenis makanan tertentu atau merasa lapar terus-menerus. Namun, ada juga yang menjadi susah makan saat hamil. Keengganan untuk makan bisa terjadi selama kehamilan. Hal ini biasanya akan membuat Anda tidak menyukai beberapa makanan yang sebelumnya Anda sukai.

8. Rasa Logam di Mulut

Gejala hamil muda yang ke delapan adalah adanya rasa logam di mulut. Banyak wanita mengatakan bahwa mereka mengalami rasa logam di mulut selama tahap awal kehamilan. Hal ini mungkin terasa seperti ada setumpuk koin di mulut Anda. Gejala ini bisa terjadi saat Anda mengonsumsi makanan tertentu.

9. Sakit Kepala dan Kram

Gejala hamil muda yang ke sembilan adalah sakit kepala dan kram pada perut. Sakit kepala dan perasaan pusing sering terjadi selama awal kehamilan. Ini terjadi karena perubahan hormonal dalam tubuh dan adanya peningkatan volume darah Anda.

Selain itu, Anda juga dapat mengalami kram yang terasa sama seperti saat jika menstruasi akan dimulai. Jika kram ini terutama dirasakan di satu sisi tubuh dan parah, penting untuk segera menghubungi dokter. Ini bisa menjadi tanda kehamilan ektopik atau komplikasi lainnya.

10. Mood Swing

Gejala hamil muda yang terakhir adalah mood swing atau perubahan suasana hati. Saat hormon terus berubah, Anda bisa mengalami beberapa perubahan suasana hati. Ini adalah gejala yang normal dan bisa terjadi kapan saja selama kehamilan.

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP